Loading...

Pengendalian Hama Lalat Buah dengan Perangkap Kuning

Pengendalian Hama Lalat Buah dengan Perangkap Kuning
PENGENDALIAN HAMA LALAT BUAHDENGAN PERANGKAP KUNINGLalat buah (Bactrocera sp.)adalah hama yang banyak menyerang buah-buahan dan sayuran,termasuk tanaman cabai.Lalat buah dewasa ukurannya sedang dan berwarna kuning dan sayapnya datar. Pada tepi ujung sayap ada bercak-bercak coklat kekuningan. Abdomennya ada 11 pita-pita hitam, sedangkan thoraxnya ada bercak kekuningan. Ovipositornya terdiri dari tiga ruas dengan bahan seperti tanduk yang keras. Jumlah telur sekitar 100-120 butir. Setelah 2-3 hari, telur akan menetas dan menjadi berenga (belatung). Berenga tersebut akan membuat terowongan di dalam buah dan memakan dagingnya selama lebih kurang 2 minggu. Berenga yang telah dewasa meninggalkan buah dan jatuh di atas tanah, kemudian membuat terowongan 2-5 cm dan menjadi pupa. Lama masa pupa 7-8 hari. Total daur hidupnya antara 23-34 hari, tergantung keadaan udara. Dalam satu tahun lalat ini menghasilkan 8-10 generasi.Tanaman yang biasa diserang lalat buah adalah tomat, cabai, pepaya, mentimun, paria, nangka, belimbing, melon, lengkeng dll.Gejala serangan:Lalat betina dengan ovipositornya menusuk buah dan meletakkan telurnya dalam lapisan epidermis. Pada waktu menetas, larvanya akan memakan daging buah hingga warna buah menjadi jelek dan tidak dapat dimakan.Biasanya serangan lalat ini diikuti hama lain. Telur kadang diletakkan tidak hanya di dalam buah, tetapi juga pada bunga dan batang. Batang yang terserang akan menjadi bisul, sedangkan buahnya akan menjadi kecil dan berwarna kuning. Gejala serangan pada tanaman cabai, kulit buahnya menjadi hitam mengeras, busuk, buah gugur sebelum waktunya sehingga mengurangi kuantitas dan kualitas hasil produksinya.Perangkap warna memanfaatkan sifat phototaksis postitif dalam menangkap serangga. Serangga umumnya tertarik dengan warna kuning, biru, hijau, merah dan putih. Hama serangga yang tertarik dengan warna pada perangkap warna akan mendekat, hinggap dan terperangkapAlat dan BahanMap plastik/botol plastik warna kuningKuasLem Laila (perekat kuning)/oli bekas/lem tikusTali raffiaAjirCara membuat :Bersihkan map warna kuning jangan sampai ada bekas air atau minyak dipermukaannya, oleskan lem Laila (perekat kuning) secara merata dipermukaan map. Metode pemasangan perangkap kuning diikat pada ajir dengan ketinggian satu jengkal diatas tajuk tanaman, seiring tinggi tanaman perangkap kuning dinaikkan mengikuti tinggi tajuk tanaman supaya hasil bisa optimal, hal ini bertujuan supaya serangga hama langsung bisa melihat perangkap kuning diatas tajuk tanaman. Untuk areal tanaman cabai seluas 1000 m2 minimal dipasang perangkap kuning sebanyak 10 buah dengan metode pemasangan zig-zag atau gigi gergaji. Ketika hama terperangkap telah memenuhi sebagian besar permukaan perangkap atau 15 hari setelah pemasangan, maka perlu dilakukan penggantian dengan perangkap yang baru dengan cara membersihkan map lalu diolesi lem perekat begitu selanjutnya sampai dengan tanaman habis masa panennya.Perangkap kuning mampu mengendalikan beberapa hama yang sering muncul di pertanaman, seperti lalat buah, wereng, aphids, thrips, kutu, ngengat, dan kepik. Perangkap kuning ini dapat dijadikan solusi untuk petani dalam pengendalian hama di lapangan. Perangkap warna atau yellow sticky trap biasa digunakan pada tanaman cabai, bawang merah, semangka, melon, dan lainnya.