Loading...

PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BATANG PADA TANAMAN PADI SAWAH DI POKTAN MENTARI

PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BATANG PADA TANAMAN PADI SAWAH DI POKTAN MENTARI
Talulobutu selatan merupakan satu-satunya desa di kecamatan tapa yang memiliki potensi padi sawah dengan luas lahannya yaitu 14.25 Ha., Dengan produktivitas sekitar 5.5-6 ton/ha. Untuk musim tanam tahun ini petani melakukan budidaya tanaman padi seperti musim tanam sebelumnya, tetapi pada saat tanaman berumur 3 minggu setelah tanam terjadi hal yang tidak diinginkan oleh petani manapun yaitu adanya serangan hama penggerek batang pada tanaman padi sawah. Hama penggerek batang ini menyerang hampir semua lahan pertanaman padi sawah yang ada. Penggerek batang padi merupakan hama pengganggu utama, hama ini menyerang tanaman padi pada semua fase pertumbuhan tanaman mulai dari persemaian hingga menjelang panen. Pada tanaman padi vase vegetative larva memotong bagian tengah anakan yang menyebabkan pucuk layu, kering mati dan gejalahnya di sebut sundep. Gejalah serangan pada vase generative berupa malai muncul putih dan hampa yang biasa di sebut dengan beluk. Adapun pengendalian yang sudah dilakukan oleh petani yang ada di desa talulobutu selatan yang di damping oleh penyuluh pertanian lapangan yaitu ibu Agustina padja.SP dan petugas pengamat hama khusus untuk kecamatan tapa ibu masni tawaba.SP yaitu dengan langkah awal melaksanakan pengamatan lapangan dan di temukan populasi penggerek batang sudah mencapai ambang pengendalian. Untuk itu penyuluh pertanian yang bertugas di tempat tersebut menyarankan kepada petani untuk segera melakukan pengendalian secara masal dengan menggunakan pestisida yang memiliki cara kerja sistimatik, tetapi sebelum di lakukan penyemprotan terhadap hama di sarankkan untuk mengeringkan lahan sawah selama 3-5 hari. Pengendalian terhadap hama penggerek batang oleh petani bukan hanya sekali di lakukan, pengendaliannya di lakukan sampai dengan tanaman benar-benar sehat dan tumbuh subur. Hal ini di lakukan untuk mencegah penurunan hasil panen tanaman padi atau yang lebih parah yaitu gagal panen. Karena salah satu hama yang sering menyebabkan kerugian parah terhadap hasil pertanian adalah penggerek batang padi, ungkap Agustina padja.SP selaku penyuluh pertanian lapangan yang bertugas di wilayah tersebut. Penulis : AGUSTINA PADJA.SP (Penyuluh Pertanian Pertama Bpp kec. Tapa Kab.Bone Bolango)