Loading...

Pengendalian Hama Tikus Sawah dengan Menggunakan Tehnologi TBS

Pengendalian Hama Tikus Sawah dengan Menggunakan Tehnologi TBS
Tikus (Rattus argentiventer (Rob. & Kloss)) merusak tanaman padi pada semua tingkat pertumbuhan, dari semai hingga panen, bahkan di gudang penyimpanan. Kerusakan parah terjadi jika tikus menyerang padi pada fase generatif, karena tanaman sudah tidak mampu membentuk anakan baru. Tikus merusak tanaman padi mulai dari tengah petak, kemudian meluas ke arah pinggir. Tikus menyerang padi pada malam hari. Pada siang hari, tikus bersembunyi di dalam lubang pada tanggul-tanggul irigasi, jalan sawah, pematang, dan daerah perkampungan dekat sawah. Pada periode bera, sebagian besar tikus bermigrasi ke daerah perkampungan dekat sawah dankembali lagi ke sawah setelah pertanaman padi menjelang fase generatif. Kehadiran tikus pada daerah persawahan dapat dideteksi dengan memantau keberadaan jejak kaki (foot print), jalur jalan (run way), kotoran/faeses, lubang aktif, dan gejala serangan. Tikus berkembang biak sangat cepat dan hanya terjadi pada periode padi generatif. Satu ekor tikus betina dapat menghasilkan 80 ekor tikus baru dalam satu musim tanam. Secara biologis perkembangan fisiologi tubuh tikus, umumnya berkembang sangat baik. memiliki indra penciuman yang tajam, indra pendengaran yang tajam, kemampuan berpindah dan tubuh yang elastis dapat disesuaikan dengan keadaan lapangan. Walapun indra penglihatan kurang berkembang sempurna, tetapi tidak pernah menjadi masalah atau kelemahan yang dapat dimanfaatkan manusia untuk mengendalikannya. Kehilangan hasil gabah akibat serangan hama itu hampir terjadi setiap musim tanam dengan kerusakan mencapai 15-20% tiap tahunnya (Anonim, 2011).Cara membuat pagar TBS dari terapal adalah : Potong terpal setinggi 65 cm, lipat ± 1cm dan jahit ujung atas & bawahnya. Pada setiap selang 1 m, buatkan tempat khusus untuk ajir bambu, berupa jalur berlubang (seperti selongsong) yang dijahit selebar ± 4cm.TBS merupakan petak tanaman padi dengan ukuran minimal (20x20) m yang ditanam 3 minggu lebih awal dari tanaman di sekitarnya, dipagar dengan plastik bening, terpal atau mulsa setinggi 60 cm yang ditegakkan dengan ajir bambu pada setiap jarak 1 m; bubu perangkap dipasang pada setiap sisi dalam pagar plastik dengan lubang menghadap keluar dan jalan masuk tikus. Petak TBS dikelilingi parit dengan lebar 50 cm yang selalu terisi air untuk mencegah tikus menggali atau melubangi pagar plastik. Prinsip kerja TBS adalah menarik tikus dari lingkungan sawah di sekitarnya (hingga radius 200 m) karena tikust ertarik pada padi yang ditanam lebih awal dan bunting lebih dahulu. Mekanisme Kerja TBSPrinsip kerja TBS : menarik tikus dari lingkungan sekitar sejak awal musim tanam - disebabkan adanya perbedaan umur tanaman perangkap yang ditanam 3 minggu lebih awal dari tanaman padi di sekitarnya.Puncak tangkapan tikus terjadi bertepatan dengan periode tanam petani di sekitarnya atau tanaman perangkap berumur 3 MST. Tikus yang tertarik mendatangi petak tanaman perangkap mencapai radius 200 m di sekelilingnya atau setara dengan 10 - 15 ha (perlindungan ‘halo effect’). Rekomendasi Penerapan TBS1. Diterapkan di daerah endemik tikus - tingkat populasi tinggi,2. Di agroekosistem sawah irigasi teknis3. Pada hamparan sawah dg pola tanam serempak trtm pada musim kemarau dan dikelola secara kelompok.4. Dikombinasikan dengan teknik pengendalian tikus yang lain sesuai stadia tanaman padi dan kondisi agroekosistem sasaran pengendalian Ragam TBS1. TBS standar / TBS tanam awalDitanam 3 minggu lebih awal daripada pertanaman lainnya.2. TBS perlindungan penuh (full protection)Semua tanaman padi dalam suatu petak berukuran relatif besar dikelilingi pagar plastik dan dilengkapi bubu perangkap (yang dipasang setiap 20m). - lokasi penelitian3. TBS pesemaianPesemaian dipagar plastik dan dipasang bubu perangkap. Bekas pesemaian selanjutnya ditanami padi umur genjah/pendek (misal var. Dodokan) agar memasuki stadia generatif lebih dahulu.4. TBS tanam akhirTanaman perangkap TBS ‘tanam akhir’ ditanam 3 minggu lebih lambat daripada pertanaman di sekitarnya Kesalahan umum dalam penggunaan TBS1. Lokasi penempatan TBS kurang tepat- tidak diletakkan dekat habitat tikus.2. Ukuran petak tanaman perangkap terlalu kecil (kurang dari 25 m x 25 m) - kurang atraktif menarik tikus sawah.3. Tanaman perangkap ditanam bersamaan dengan waktu tanam di sekitarnya,- menggunakan varietas yang sama.4. Tanaman perangkap tidak dirawat - dianggap sengaja dikorbankan untuk umpan tikus. 5. Pemasangan plastik pagar kurang tepat, - tanpa penggunaan tali -pagar plastik dipasang di atas pematang Penyunting : Nazariah, S. Hut (Penyuluh Pertanian WKPP Cot Nuran Kec. Keumala Kab. Pidie) Sumber : - Anonim. 2011. http://sangasiji. blogspot.com/2012/01/.html. Diakses pada tanggal 7 April 2012- Sigid H. 2015 Pengendalian Hama Tikus Sawah Menggunakan Teknologi TBS DAN LTBS Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jambi