Loading...

PENGENDALIAN JAMUR AKAR PUTIH

PENGENDALIAN JAMUR AKAR PUTIH
Keberadaan komoditas karet sudah cukup lama berada di tengah masyarakat, salah satunya di kabupaten Merangin, Jambi. Merangin memiliki 116. 543 Ha kebun karet. Akan tetapi, tingkat produktifitas dari tahun ke tahun masih sangat rendah. Rendahnya produktifitas tersebut disebabkan oleh rendahnya tingkat penerapan teknologi yakni kebersihan kebun, penggunaan bibit unggul, pemupukan dan pengendalian hama penyakit. Salah satu penyakit yang sering terjangkit pada tumbuhan karet adalah jamur akar putih, berikut cara pengendalian jamur akar putih: Gejala Gejala tanaman karet terserang jamur akar putih ditandai dengan: Daun tanaman menjadi pucat kuning dengan tepian ujungnya terlipat kedalam Pada akar, tampak benang benang jamur dan agak tebal Penyebab Penyebabnya adalah jamur regidoporus legnosus Permukaan bawah badan buah terdapat lubang lubang kecil tempat spora badan buah tua akan mengering dan berwarna coklat Perkembangan Penyakit Cendawan Akar Putih Jamur ini mudah berkembang pada kondisi lingkungan yang lembab Melalui kontak langsung dari akar tanaman yang terserang atau sakit ke perakaran tanaman yang sehat Adanya sisa sisa akar atau tunggul/sisa akar tanaman pada tanah gembur atau berpasir Pengendalian Pengendalian jamur akar putih terbagi menjadi dua tindakan : Prepentif Artinya tindakan yang dilakukan untuk mencegah agar tanaman karet bebas dari ancaman penyakit, tindakan ini meliputi: Membongkat dan menyingkirkan sisa akar tunggul dari tempat hidupnya jamur Menanam kacang kacangan tempat hidupnya jamur Menanam bibit karet yang sehat Menaburkan belerang 150-200 gr per pohon setiap tahun sampai usia pohon 5 tahun Menjaga kebersihan kebun Represif Artinya melakukan pengobatan pada tanaman yang sakit tersejang jamur akar putih, adapun tindakan yang dapat dilakukan yaitu pemeriksaan gejala serangga pada tajuk dan akar tanaman atau dengan memasang mulsa pada leher akar pada awal dan akhir musim hujan agar diketahui tanaman yang telah terserang lebih cepat. Sumber:buku pengendalian jamur akar putih Penulis: Zulhendri,SP