Loading...

PENGENDALIAN PENYAKIT TANAMAN BAWANG MERAH

PENGENDALIAN PENYAKIT TANAMAN BAWANG MERAH
PENGENDALIAN PENYAKIT TANAMAN BAWANG MERAHPenanganan Penyakit Becak UnguPenyakit bercak ungu memiliki gejala bagian ujung daun mengering atau muncul trotol-trotol kering pada bagian tepi daun. Nama lain dari bercak ungu adalah penyakit busuk daun atau trotol. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi cendawan patogen jenis phytopthora infestans. Untuk mencegah penyakit bercak ungu anda bisa memilih untuk menanam bawang merah dimusim kemarau.Selain itu penting untuk rajin menjaga kebersihan area tanam dari gulma yang menciptakan lingkungan lembab serta menggunakan fungisida berbahan aktif mancozeb setiap 4-7 hari sekali. Jika tanaman sudah terkena bercak ungu maka semprotkan fungisida kontak berbahan aktif mancozeb selama 3 hari berturut-turut serta gunakan fungisida sistemik berbahan aktif dimetomorf atau metalaksil setiap 7 hari sekali hingga gejala serangan berhenti lalu penggunaan fungisida sistemik bisa diulang setiap 10 hari sekali.Penanganan Penyakit Layu FusariumPenyakit ini mirip dengan penyakit layu fusarium pada tanaman cabe. Penyebab layu fusarium yaitu cedawan patogen fusarium sp. Gejala yang ditunjukkan juga sama yakni dengan ciri-ciri daun tampak layu dan lama-kelamaan tanaman akan mati. Cendawan ini menyerang bagian akar dan umbi tanaman bawang terutama jika ada bagian yang luka. Masa infeksi cendawan fusarium sekitar 7 hari baru tanaman mati.Dengan pemberian trichoderma sp pada pupuk dasar maupun dengan cara dikocor maka cendawan fusarium bisa ditekan perkembangannya. Trichoderma sp juga berguna sebagai dekomposer pupuk menjadi C organik dan unsur esensial lainnya yang mudah diserap tanaman.Penanganan Penyakit AntraknosaJika antraknosa pada tanaman cabe dan tomat lebih condong menyerang buahnya maka antraknosa pada tanaman bawang merah lebih condong menyerang bagian daun. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi cendawan Collectricum yang menyukai area lembab. Spora antraknosa mudah menyebar terbawa aliran atau percikan air. Untuk mencegah antraknosa maka anda harus menjaga agar area tanam bersih dari gulma dan tidak terlalu lembab dan rutin menyemprotkan fungisida kontak berbahan aktif propineb.Sedangkan untuk mengatasi jika gejala serangan sudah terlanjur meluas maka lakukan penyemprotan fungisida sistemik berbahan aktif dimetomorf atau difekonazole lalu diikuti dengan penyemprotan fungisida kontak berbahan aktif propineb selama 3 hari berturut-turut. Setelah itu maka penyemprotan fungisida kontak bisa dilakuakn 3-4 hari sekali lalu penyemprotan fungisida sistemik setiap 10 hari sekali.Penanganan Penyakit Embun Bulu Penyebab penyakit embun bulu atau yang juga sering dikenal dengan sebutan kresek ini adalah cendawan. Penyebaran spora dan fase infeksinya akan sangat cepat terjadi dimusim penghujan sehingg penyakit ini akan sulit diatasi dengan fungisida kontak saja. Namun pada musim kemarau penyakit ini jarang ditemui karena spora dan cendawan embun bulu akan mudah mati oleh terik matahari.Untuk mengatasi serangan embun bulu maka sebaiknya anda menggunakan fungisida sistemik berbahan aktif difekonazol dan fungisida translaminar seperti Trivia yang mampu menembus daun dan mencapai bagian bawah permukaan daun. Penanganan Penyakit Layu BakteriGejalanya sama dengan layu fusarium namun fasenya berlangsung sangat cepat yakni sekitar 3 hari maka tanaman sudah mati kering. Penyebabnya adalah bakteri patogen yang menginfeksi bagian akar atau batang tanaman yang terluka. Meski sangat ganas namun penyakit ini tak seperti layu fusarium yang tidak ada obatnya. Layu bakteri dapat disembuhkan dengan bakterisida sistemik berbahan aktif streptomicyn dengan tambahan pengkocoran tembaga hidroksida dibagian pangkal tanaman yang luka.Demikianlah penjelasan dari kami mengenai penanganan penyakit pada tanaman bawang merah. Semoga bisa bermanfaat bagi anda yang hendak membudidayakan bawang merah. Alangkah baiknya kita memahami ilmunya terlebih dahulu sebelum mempraktekkannya.Source : https://ilmubudidaya.com/cara-mengatasi-penyakit-pada-tanaman-bawang-merahPenulis Oleh PPL WKPP MompangBPP Padangsidimpuan Angkola juluEMMY ROSITA, SP