Loading...

PENGERINGAN JAGUNG PADA MUSIM PENGHUJAN

PENGERINGAN JAGUNG PADA MUSIM PENGHUJAN
Pengeringan merupakan bagian yang sangat penting dari kegiatan pasca panen jagung. Kesalahan dalam proses pengeringan dapat mengakibat kerugian yang besar bahkan kehilangan nilai ekonomi. Oleh karena itu pengeringangan perlu mendapatkan perhatian dalam kegiatan usaha tani. Menurut Tatang kostaman, (2010) dari seluruh tenaga yang dikeluarkan petani dalan kegiatan usaha tani jagung, 60 persen digunakan untuk kegiatan pengeringan. Pengeringan pada hasil panen jagung mempunyai beberapa tujuan, yaitu: Meningkatkan daya simpan biji jagung. Menurunkan kadar air biji, sehingga aktivitas biologis terhenti. Menghindari pertumbuhan mikroorganisme serta serangga. Menghindari kontaminasi biji jagung dari cendawan Aspergilus flavus. Pengangkutan lebih ringan, sehingga biaya pengangkutan dapat dikurangi. Meningkatkan nilai ekonomi jagung. Khusus untuk jagung benih, pengeringan dapat meningkatkan Viabilitas benih. Usaha budi daya tanaman jagung di wilayah pertanian tadah hujan selalu menjumpai masa panen pada musim hujan, hal ini dikarenakan petani mulai menebar benih antara bulan oktober sampai nopember. Kami disini berusaha mengupas teknologi pasca panen/ pengeringan yang biasa diterapkan oleh petani diwilayah pegunugan atau tadah hujan. Penggunaan panggung yang dilengkapi tutup/ atap/ canopy dari terpal sebagai tempat pengeringan akan memudahkan petani dalam menangani hasil panen jagung pada musim hujan. Alas panggung dibuat dari anyaman bambu mampu memberikan sirkulasi udara yang baik dan mencegah kelembaban, sedangkan atap/ tutup dari terpal dapat dibuka dan ditutup secara cepat jika mendadak turun hujan. Jagung yang terletak di bagian paling atas paling sering mendapatkan sinar matahari akan mengalami proses pengeringan lebih awal dan petani akan mengambilnya untuk dipisahkan dan pipil. Dengan cara ini petani dapat membuat tumpukan jagung gelondong (belum dipisahkan dari tongkol) setinggi satu meter tanpa mengalami kerusakan oleh jamur. Sedikitnya intensitas cahaya matahari pada musim hujan menjadikan pengeringan model ini berjalan lebih lambat tapi paling aman. ( Muhromin, Spt. PPL Kec. Pucanglaban)