PENGGUNAAN ASAP CAIR DAPAT MENGENDALIKAN BEBERAPA 0PT UTAMA PADA TANAMAN CABAI . 0leh : I Made Carma Lebih dari 2300 jenis tumbuhan dari seluruh dunia dapat digunakan untuk pestisida nabati serta lebih kurang 100 jenis tanaman telah diidentifikasi mengandung bahan insektisida serta efektif digunakan untuk pengendalian OPT Cabai diantaranya serai wangi,mindi,nimbi,kipahit dll. Namun sekarang sudah ditemukan teknologi yang disebut Asap Cair. Apakah itu Asap Cair ? Asap Cair adalah salah satu alternative pestisida hayati hasil dari proses kondensasi/pengembunan dari uap hasil pembakaran bahan bahan yang mengandung senyawa C seperti bongkol kelapa,tempurung kelapa,sekam,serbuk gergaji kayu,dll dengan metoda Pirolisis. Asap Cair mengandung: Fenol,asam butirat,asam karbamadat,asam propionat,asam asetat,asam dodekanoat,asam miristat dan asam palmitat. Beberapa hama penting pada Cabai yang dapat dikendalikan dengan aplikasi Asap Cair ini antara lain :Thrips,kutu daun,lalat penggorok daun, kutu kebul,belalang,afids. Sedangkan beberapa penyakit yang dapat dikendalikan antara lain : Penyakit layu fusaium,antraknose daun dan buah,disamping itu dapat juga digunakan sebagai Pupuk. Cara aplikasi dan kosentrasi adalah : Untuk pencegahan/tindakan preventif yaitu : semprotkanlah Asap Cair dengan kosentrasi 10ml/ltr air,pada sore hari dengan Interval 10 hari sekali atau 14 hari sekali mulai dari 14HST sampai panen. Pastikan alat semprot tidak ada sisa bahan kimia/insektisida dengan mencuci alat/tangki semprot terlebih dahulu. Untuk pengendalian/tindakan Kuratif yaitu: 500 ml/15 liter air (1 tangki) dapat untuk mengendalikan thrips,apid,kutu putih,penyakit layu cendawan dan penyakit layu bakteri,serta penyakit antraknose. Asap Cair dapat menghambat pembentukan spora,menghambat pertumbuhan bakteri bersifat antifeedant.Menyebabkan kerusakan sel bakteri,denaturasi protein,menginaktifkan enzyme dan dapat menyebabkan kebooran sel pada bakteri sehingga bakteri mati.demikian pula pada cendawan,respirasi spora terhambat sehingga cendawan mati. Sebagai pupuk tataman adalah sbb : semprotkan larutan Asap Cair dengan kosentrasi 1cc/ltr air pada permukaan daun dan permukaan tanah disekitar pangkal batang tanaman setiap 14 hari sekali.Asap Cair dapat menetralisir keasaman tanah sehingga unsur hara dapat tersedia bagi tanaman dan mempercepat pertumbuhan akar,batang,daun,bunga dan buah. Asap Cair ini adalah produk organic sehingga sangat baik diaplikasikan untuk tindakan pencegahan atau preventif,prinsip ini bukan menunggu sampai timbulnya gejala serangan atau kuratif. Strategi ini agak berbeda dengan prinsip pengendalian hama yang menganjurkan agar dilakukan pengamatan terlebih dahulu sebelum dilaksanakan pengendalian/tindakan kuratif. Tindakan preventif ini sangat cocok mengingat Asap Cair dapat berfungsi juga sebagai pupuk dan pembenah kualitas tanah. Dan strategi ini terbukti memperkecil resiko gagal panen. Semoga dengan menggunakan Asap Cair produksi meningkat dan produk yang dihasilkan dijamin aman untuk dikonsumsi. Amin.