Loading...

PENGKAJIAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PADI DI LAHAN SAWAH BUKAAN BARU KABUPATEN BANGKA SELATAN

PENGKAJIAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PADI DI LAHAN SAWAH BUKAAN BARU KABUPATEN BANGKA SELATAN
Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Pada Tanggal 26 Agustus 2014, di Kecamatan Pulau Besar khususnya Desa Batu Betumpang dilaksanakan Panen Raya Padi yang merupakan program Pengkajian Peningkatan Produktivitas Padi di Lahan Sawah Bukaan Baru melalui Mekanisasi Pertanian dan Pengelolaan Tata Air. Dalam sambutannya Bupati Bangka Selatan H. Jamro H Djalil memberikan apresiasi kepada segenap stakeholder yang memberikan dan mencurahkan daya upaya, sehingga program ini dinilai berhasil. Diharapkan kedepan teknologi ini akan dibagikan ke masyarakat sekitar guna mendukung impian masyarakat bangka selatan untuk swasembada, karena pemda Kabupaten Bangka Selatan sendiri melalui Dinas Pertanian dan Peternakan telah mencetak sekitar 100 Ha sawah di Kecamatan Pulau Besar Program ini dilaksanakan oleh BPTP Prov. Kepulauan Bangka Belitung di kebun percobaan seluas 40 Ha yang dihibahkan oleh Pemda Bangka Selatan pada Tahun 2012. Produksi yang dihasilkan oleh Varietas inpari 10, inpago 8 dan inpara 2 mencapai 3-4 Ton/Ha. Padi yang ditanam pada Musim Tanam kedua ini menggunakan pompanisasi silih (5 hari kering, 5 hari diairi) karena terkendala air. Pemupukan menggunakan Urea 200 Kg/Ha, TSP 100 Kg/Ha, KCl !00 Kg/ha, Kapur 500 Kg/Ha, dan pupuk Organik 1000 Kg/Ha. Untuk pengendalian hama tikus diberikan racun, pagar plastik, kawat setrum yang menekan hama tikus, sehingga hama tikus yang menyerang hanya 3-5 %. Hama burung 4 % dikendalikan secara manual dengan bantuan manusia dan bunyi-bunyian. Sedangkan untuk penyakit penggerek yang menyerang kurang dari 5 %, Blast kurang dari 2 % (sumber :sugito) By : Tetty Herawaty, SP (dok. Agustus 2014)