Loading...

PENGOLAHAN BEKICOT SEBAGAI BAHAN PAKAN TERNAK

PENGOLAHAN BEKICOT SEBAGAI BAHAN PAKAN TERNAK
Bekicot memiliki kandungan protein yang sangat tinggi sekitar 60% dan juga asam aminonya tergolong cukup lengkap. Cangkang bekicot kaya akan kalsium. Melihat kandungan gizinya, bekicot dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein untuk bahan pakan ternak. Bekicot yang dibuat pakan ternak ditepungkan terlebih dahulu, baik dalam bentuk tepung bekicot mentah, rebus, ataupun utuh bercangkang. Untuk menjaga nilai mutu gizi proteinnya hasil pemanenan bekicot segar perlu dilakukan pengholahan sedemikian rupa agar tetap dapat dimanfaatkan dalam kurun waktu yang relative lama sebelum diberikan pada ternak. Melihat tingginya kandungan protein dan asam amino pada daging bekicot dan juga tingginya kalsium dalam cangkang, serta kemampuannya menggantikan tepung ikan pada pakan unggas, maka tidak menutup kemungkinan bahan baku protein asal bekicot dapat juga dipakai sebagai sumber alternative untuk ransum ternak lainnya seperti (ternak ruminansia, babi dan unggas) Pemrosesan Bekicot Untuk Pakan Ternak Setelah dilakukan penangkapan dan pengumpulan bekicot lalu dilakukan penyortiran dengan jalan membuang bekicot yang mati atau terlau kecil untuk diolah. Selanjutnya dilakukan penggaraman, dengan memberikan garam 10 – 15% dari berat total bekicot, sambil diaduk agar merata. Penggaraman dapat mematikan bekicot sekaligus mengeluarkan lendir sebanyak mungkin. Setelah melalui tahapan penggaraman, segera rebus dengan air garam 3% selama 10 menit, kemudian diangkat dan disemprot dengan air dingin, selanjutnya cungkil daging untuk dipisahkan dari cangkang. Perebusan kedua dalam larutan garam dilakukan setelah bagian perut dan isinya dibuang. Cara ini bertujuan untuk menghilangkan lendir dan agar daging menjadi lebih lunak. Sebelum memutuskan untuk membuat tepung bekicot, sebaiknya pastikan dahulu produk yang diinginkan dari bekicot. Apakah ingin membuat tepung mentah, matang, atau tepung bekicot plus cangkang (utuh). Perlu diingat bahwa lendir bekicot tidak mengandung racun, proses pembuatan tepung bekicot secara umum terbagi menjadi tiga kategori yaitu : tepung mentah, matang, utuh (puls cangkang), dan silase. Tepung Bekicot Mentah, cara mengolah tepung bekicot mentah sangat sederhana, yaitu melakukan pencucian bekicot menggunakan air bersih. setelah dicuci bersih daging bekicot langsung dikeluarkan dari cangkang. Selanjutnyan bagian daging dikeringkan dengan cara dijemur dibawah terik matahari selama 4 – 5 hari atau menggunakan oven dengan suhu 60oC, selama 12 jam. Setelah kondisi daging bekicot benar-benar kering, proses selanjutnya adalah menggiling hingga halus. Tepung Bekicot Matang/Rebus, cara mengolah tepung bekicot rebus membutuhkan tenaga ekstra, yaitu bekicot terlebih dahulu dicuci hingga bersih, lalu direndam selama 0,5 jam menggunakan air garam sambil diaduk. Konsentrasi garam 10%. Kemudian bekicot dicusi dengan air bersih lalu direbus. Air dipanaskan hingga mendidih baru dimasukkan bekicot selama 30 menit. Selanjutnya keluarkan bekicot dari cangkang dan dicuci dengan air bersih. daging bekicot dicacah dan dikeringkan dengan penjemuran selama 2 hari atau di oven, setelah kering daging bekicot digiling hingga halus. Bekicot Segar, daging bekicot segar direndam dalam larutan garam dengan perbandingan 1 liter air dan 75 gr garam dapur selama 15 menit. Selanjutnya daging bekicot dicuci, kemudian dimasukkan kedalam air mendidih selama 20 menit. Silase Bekicot, sebagai makanan ternak, bekicot dapat dibuat silase, dengan cara sebagai berikut : gading bekicot basah yang sudah digiling/ dicacah halus dicampur dengan tepung singkong kering dengan perbandingan 2:1, selanjutnya difermentasikan selama 14 hari, dan dijemur. Silase ini mengandung protein 20%. Tepung Cangkang Bekicot, cangkang bekicot kering dan bersih dibuat tepung dengan cara dihancurkan/ digiling, kemudian diayak dengan saringan 40 mesh. Tepung cangkang bekicot ini mengandung protein 28%, serat kasar 1%, kalsium 25%, fosfor 0,14%. Oleh karena itu pemanfaatan cangkang sebagai pakan sangat bagus untuk pertumbuhan tulang ternak, sehingga tepung cangkang bekicot dapat dicampurkan dengan tepung daging bekicot. Edizal (Pusat Penyuluhan Pertanian); Bacaan : Suhardono, Potensi dan Pemanfaatan Bahan Pakan Inkonvensional sebagai Pakan Ternak, Balai Besar Peneliti Veteriner. Jl. RE. Martadinata No. 30 PO Box 151 – Bogor