Loading...

PENGOLAHAN JAGUNG INSTAN DI DESA DEMUK

PENGOLAHAN JAGUNG INSTAN DI DESA DEMUK
Desa Demuk adalah salah satu desa yang ada di kecamatan Pucanglaban kabupaten Tulungagung Jawa Timur. Desa Demuk berada di ketinggian 300- 350 mdpl, daerah hamparan rata di pegunungan berkapur. Desa ini memiliki dua kali tanam, dan terkadang hanya satu setengah kali tanam. Daerah ini tidak memiliki sumber air untuk irigasi, dan mengandalkan air hujan saja. Tetapi terkadang terdengar lucu juga bahwa di desa ini berlangganan banjir genangan setiap tahunnya. Dengan keadaan geografis yang demikian ini ternyata ada sekelompok masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani memiliki kreatifitas dalam perjuangan hidupnya. Kelompok tani ini mengusahakan jagung sebagai produk yang istimewa. Dengan pengolahan yang benar, jagung diubah menjadi makanan jagung instan. Kelompok tani ini bernama kelompok tani Melati yang diketuai oleh ibu Siti Muniroh, telah sukses membawa jagung ke pasaran nasional. Dengan jagung instannya kelompok tani ini telah memasarkan hingga keluar pulau jawa. Cara cara yang sudah dilakukan adalah sebagai berikut : Pemilihan bahan Bahan dari jagung murni. Pemisahan bahan Bahan yang sudah terpilih, dilakukan pemisahan dari bekatulnya dengan cara memoles jagung pada mesin poles seperti mesin poles padi, tetapi disini kerenggangannya diatur lebih renggang dari poles beras. Perendaman bahan yang sudah dipoles tersebut lalu dilakukan perendaman sekitar 4-6 jam, kemudian dilakukan penepungan. Penepungan Penepungan dilakukan dengan mesin tepung sehingga menghasilkan tepung jagung yang lembut. Penanakan Setelah penepungan kemudian dilakukan penanakan untuk mendapatkan hasil yang matang. Dalam proses ini apabila kadarair kurang, bisa ditambah dengan cara memercik air sedikit diatas permukaan tepung. Penanakan biasanya memerlukan waktu sekitar 2-3 jam Penjemuran Setelah penanakan matang , dilakukan penjemuran disini memerlukan sekitar 1-2 hari untuk mendapatkan jagung instan yang betul beul kering. Sebaiknya pejemuran dihamparkan tipis tipis sekali supaya cepat kering. Penggilingan Dalam proses penjemuran sering dijumpai bahan yang menggumpal, keadaan ini diperlukan penggilingan bahan sehingga didapatkan bentuk yang seragam. Setelah semua proses terlampui untuk kegiatan terakhir yang dipelukakn adalah pengemasan yang tentunya disesuaikan dengan pesanan dan minat beli yang ada. Dengan mengandalkan segala potensi yang terdapat di desa kelompok ini bertahan dan mendukung produk produk kearifan lokal. Semoga dari tulisan ini bisa menginspirasi masyarakat untuk melakukan kegiatan produktif dalam menunjang produk kearifan lokal. Bagi para pembaca yang menginginkan produk tersebut bisa menghubungi BPP Pucanglaban atau Dinas Pertanian kabupaten Tulungagung Jawa Timur.