Loading...

Pengolahan Lahan untuk Tanaman Purwoceng

Pengolahan Lahan untuk Tanaman Purwoceng
Pembukaan Lahan Kegiatan pembukaan lahan untuk tanaman purwaceng bisa dilakukan pada musim penhujan maupun musim kering, namun pengolahan lahan agar lahan menjadi subur dan tidak banyak gulmanya dalam penanaman purwaceng sebaiknya dilakukan pada waktu musim kering, hal ini bertujuan untuk memotong siklus hidup tanaman maupun gulma di lahan tersebut. Pengolahan Lahan untuk tanaman purwaceng merupakan syarat penting dalam sumberdaya alam fisik dalam usahatani. Pendayagunaan lahan atau tanah memerlukan pengelolaan yang tepat dan sejauh mungkin mencegah dan mengurangi kerusakan sehingga dapat menjamin kelestarian sumber daya alam tersebut untuk kepentingan generasi yang akan datang. Pengolahan tanah sebaiknya dilakukan secara lestari dan telah dikuasai masyarakat pedesaan sehingga tidak akan ada kritis mata pencaharian yang menyebabkan tanah menjadi kritis. Penguasaan teknologi pengolahan tanah secara lestari adalah sederhana, tidak memerlukan peralatan serba modern (canggih) dan pendidikan tinggi. Pengelolaan lahan bertujuan untuk menciptakan lingkungan perakaran, mempertahankan kemampuan menyimpan air tanah dan mengedarkan udara, memperkaya tanah dengan zat hara tersedia untuk akar. Proses pengolahan lahan untuk tanam purwoceng dalam Pot; Pengolahan Tanah Pengolahan tanah untuk media tanam dalam Pot tidak lah sulit, pengolahan tanah hampir sama dengan media tanam dalam pot lainnya. secara rinci alat dan bahan media tanam untuk bertanam purwoceng dalam Pot sebagai berikut; Bahan (media tanah, pupuk kandang, pasir, dan polibag) Media tanah yang gembur dan subur dapat diambil diLahan pertanian maupun didapat dari tanah humus lainnya, tanah kita olah dengan cara dikering anginkan hingga kering betul, kemudian tanah dihancurkan menggunakan pukulan kayu sampai lembut selanjutnya tanah disaring/diayak hasilnya kemudian ditakar sesuai dengan ukuran yang akan digunakan. Pupuk kandang (kotoran ayam, sapi, kambing atau lainnya) yang sudah matang dilakukan pengayakan/penyaringan kemudian di takar sesuai dengan kegunaan. Pasir usahakan pasir yang dari gunung tidak terlalu kasar ditakar sebagian sesuai dengan ukuran yang diperlukan. Polibag dapat dibeli di toko pertanian atau menggunakan kantong-kantong yang lain yang bisa untuk menampung media tanam purwoceng. Cara menyiapkan media tanam dalam pot Media seperti tanah, pupuk kandang, pasir kita takar dengan perbandingan 1 : 1 : 1 kita campurkan hingga rata, adapun banyaknya disesuaikan dengan bahan yang akan diusahakan. Media yang sudah tercampur dengan baik kita siram secara merata tidak becek dan tidak berdebu lagi, kemudian media dimasukkan kedalam polibag sesuai dengan kegunaannya untuk budidaya atau untuk media semai. Adapun ukuran pengisia media dalam Pot/polibag sebanyak 2/3 bagian dari volumenya. Media tanam maupun media semau untuk tanaman purwoceng siap dipakai Penulis : Dalmadi Sumber : Ditjen Horti