Loading...

PENGOLAHAN TANAH

PENGOLAHAN TANAH
Masalah-masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan SL-PTT di Poktan Wesaseik Desa Maumutin Kecamatan Raihat adalah tidak dilakukan pengolahan tanah secara benar sehingga banyak benih tanaman jagung yg tidak tumbuh,dimana poktan Wesaseik berada diwilayah binaan BP3K Haekesak. Pengolahan lahan tanaman jagung bertujuan untuk mendapatkan kondisi lingkungan yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil produksi jagung.Tujuan pengolahan lahan adalah untuk:1. Menyediakan lingkungan yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangbiakkan jagung.2. Memperbaiki sifat fisik tanah.3. Mencegah pertumbuhan gulma dan tanaman pengganggu. Lahan untuk bertanam jagung dapat diolah dengan menggunakan cangkul, bajak ataupun dengan traktor. Pengolahan lahan untuk bertanam jagung terdiri dari beberapa langkah, yaitu:1. Memecah Yang dimaksud memecah pada pengolahan tanah untuk bertanam jagung adalh menfubah kondisi tanah yang tadinya keras dan padat menjadi tanah yang gembur dan lunak, agar dapt diproses selanjutnya. Alat untuk memecah kondisi tanah ini adalah traktor.2. Membalik Membalik tanah pada pengolahan tanaman jagung adalah penggantian atau pemindahan posisi dari bagian tanah sebelas atas menjadi sebelah bawah atau sebaliknya. Hal ini dilakukan karena tiap komposisi tanah yang memiliki sifat yang berbeda-beda, baik kandungan unsure maupun tingkat kesuburan tanahnya. Alat yang dipergunakan untuk membalik tanah adalah cangkul.3. Meratakan tanah Proses yang selanjutnya setelah tanah dipecah dan dibalik adalah dengan diratakan, agar proses perawatan yang lain dapat berlangsung dengan mudah. Alat yang digunakan untuk meratakan adalah garu, dengan tenaga sapi atau kerbau atau tenaga manusia.Di bawah ini perlu kita ketahui susunan dari lapisan tanah secara horizontal yang terdiri dari 3 lapisan yang utama yaitu:a. Lapisan tanah atas/top soil Lapisan tanah atas memiliki ciri-ciri antara lain:• Terletak pada bagian paling atas dari tanah• Sebagai tempat tumbuhnya berbagai tanaman• Berwarna gelap• Tempat tumbuh dan berkembangnya akar tanaman dengan mencari makan pada bagian top soil ini• Tempat hidup berbagai mikroorganisme• Tempat terjadinya humifikasi• Tanahnya gembur• Banyak mengandung unsure hara bagi tanaman• Porositas dan drainasenya sangat baik.• Ketebalannya dipengaruhi oleh kemiringan, ketinggian dan jumlah tumbuhan yang ada di atasnyab. Lapisan tanah bawah/subsoilCiri-ciri lapisan tanah bawah/subsoil adalah sebagai berikut:• Berwarna lebih muda dan lebih terang• Porositas dan drainase rendah• Ikatan butiran tanah lebih stabil• Banyak mengalami pelapukan• Banyak mengandung tanah liatc. Lapisan bahanLapisan batuan induk memiliki ciri-ciri antara lain:• Lapisan masih berupa batu yang belum mengalami pelapukan.• Tempat terdapatnya kantung-kantung air.• Tempat terjadinya proses pelapukan secara fisik, kimia dan bilogis dalam waktu yang lama.• Keadaan tanah yang diolah sebaiknya dalam keadaan tidak basah sebab akan lengket dan sukar digemburkan. Selain itu juga tidak terlalu kering, sebab akan terasa keras, sehingga perlu tenaga yang besar. Jadi sebaiknya dalam keadaan lembab agar mudah pengolahannya. Tujuan pengolahan lahan adalah untuk:1. Menyediakan lingkungan yang baik untuk pertumbuhan dan perkembang biakkan jagung.2. Memperbaiki sifat fisik tanah.3. Mencegah pertumbuhan gulma dan tanaman pengganggu. Pelaksanaan SL-PTT Jagung sangat bermanfaat untuk petani dan penyuluh untuk bekerja sama dalam meningkatkan hasil tanaman Jagung dan dalam pelaksanaan SL-PTT secara bersama- sama bisa menemukan hal-hal baru dalam budidaya tanaman Jagung. SL-PTT yang berkelanjutan akan meningkatkan wawasan petani dan peningkatan produksi sehingga petani bisa mandiri. OLEH FLAVIANUS LAU PPL DESA MAUMUTIN - BPP HAEKESAK KECAMATAN RAIHAT WEMORI KAB. BELU