Kacang kedalai merupakan salah satu sumber protein nabati yang cukup penting dalam pola makanan masyarakat. Kacang kedelai banyak dikonsumsi dalam bentiik makanan ringan (snack) balk dalam bentuk basah sabagai kacang rebus, maupun dalam bentuk kering seperti. kacang garing dan juga dalam bentuk hasil olahan seperti: tempe, tahu, kernbang tahu, susu kedelai,kerupuk tempe, tauco, kecap dan lain-lain. Pengolahan tempe Tempe merupakan makanan khas yang dibuat dari hasil fermentasi kacang kedelai. Sebagaimana kita ketahui bahva kacang kedelai merupakan jenis kacang-kacangan yang mempunyai kandungan protein tinggi, kandungan kalori lebih rendah dan sebagai sumber vitamin serta mineral yang lebih tinggi dibandingkan dengan kacang-kacangan lainnya. Pembuatan tempe didasarkan pada proses fermentasi oleh sejenis kapang/jamur Rhizopus oryzae. Kandungan gizi 100 gram tempe (bahan yang dapat dimakan) ialah: Kalori : 149 kalori Air : 64 gram Protein : 18,3 gram Kabohidrat : 12,7 gram Lemak : 4,0 gram Ca : 129mgr P : 1 54 mgr Fe : 10,0 mgr VitA : 50SI VitBl : 0.17mgr Bahan dan Alat Bahan: - kacang kedela - ragi tempe - air - daun pisang atau plastic - bahanbakar Alat - tampan ` ,. - ember/baskom - keranjang - panci/dandang - pengaduk kaya - kompor Cara membuat tempe: kedelai dipilh yang bermutu baik, dibersihkan kemudian dicuci dengan air bersih. Lalu direndam dalam air pandan diember atau dibaskom plastik selama 1 malam. Perbandingan air dan kedelai 2 ; 1, setelah air rendaman dingin tambahkan lagi air ± 1/3 bagian air dari perbandingan sebelumnya dan biarkan semalam. Setelah itu kedelai dibersihkan dari kulitnya. Proses penghilangan kulit dapat dilakukan dengan cara menggerus menggunakan tangan. Setelah itu cuci bersih. kedalai bersih yang sudah dicuci kembali direbus dengan menggunakan dandang selama ± 1 jam. Setelah matang kedelai didinginkan diatas tampan. Setelah kedelai dingin, baru ditaburi dengan ragi tempe dengan perbandingan 2 gram ragi untuk 1 (satu) kilogram kedelai. Campuran tersebut harus diaduk sampai benar-benar rata. Kedelai yang sudah dicampur ragi tersebut sudah dapat dicetak atau dibungkus dengan menggunakan daun pisang atau plastik. Bila menggunakan plastik sebelurnnya plastik diberi lubang kecil. Setelah selesai dibungkus kemudian dibiarkan selama satu malam untuk proses fermentasi Keesokan harinya bungkusan tempe diatur satu persatu (jangan ditumpuk satu sama lain) pada tempat tidak lembab dan biarkan sampai menjadi tempe. Susu Kedelai Susu kedelai atau susu sari dele adalah salah satu minuman segar yang bergizi tinggi dan merupakan hasil pengolahan kedelai. Dalam 100 gram susu kedelai mengandung gizi sebagai berikut: Kalori : 41 kalori Air : 64 gram Protein : 3,5 gram Vit C : 2 gram Kabohidrat : 5,0 gram Lemak : 2,5 gran Ca : 50 mgr P : 45 mgr Fe : 0,7 mgr Vit A : 200 SI VitBl : 0,08mgr Bahan dan Alat Bahan: - kacang kedelai - gula % kg (secukupnya) - Essen moka/vanili secukupnya - Garam 10 gram - Na3PO4 (Natrium Phospat) 5 gram - Ca(OH)2 (Calcium Hidroksida) 1 gram - Na2HSO3 (Natrium meta bisulfat) 1,5 gram - Air secukupnya Alat: - Panci - Kain saring - Blender - Baskom/ember plastic - Pengaduk kayu - Botol - Penutup botol - Kompor Proses Pembuatan Susu Kedelai Kedelai dipilih yang bermutu baik, lalu dibersihkan dan dicuci dengan air bersih Setelah bersih, kedelai direbus selama db 15 menit dan kemudian direndam dengan air bersih selama 12 jam (semalam). Setelah direndam semalam, susu kedelai dicuci kembali dengan air bersih sambil diremas-remas agar kulit arinya terkelupas. Kemudian kedelai terscbut dipisahkan dari kulit arinya, lalu dihancurkan sampai halus dengan blender sambil ditambah air sedikit demi sedikit. Kedelai yang sudah dicampur dengan air panas (1:8) dan cliaduk sampai rata. Kedelai yang sudah bercampur dengan air lalu disaring dengan kain saring, untuk memperoleh filtrat (hasil saringan). Filtratdiberi Na3PO4,Ca(OH)2, gula pasir dan essence, lalu disaring kembali kemudian dipanaskan lagi, tetapi jangan sampai mendidih. Dalam pemanasannya filtrat tersebut diaduk rata, sehingga gulayang dimasukkan menjadi hancur dan juga mencegah agar filtrat tidak mendidih. Setelah pemanasan mencapai 80 °C atau bau kedelai hilang dan berubah menjadi bau essecen, maka masukkan filtrat (sari dele) ke dalam botol yang sudah disterilkan terlebih dahulu, zat pengawet Na2HSO3 diberikan bila susu tersebut akan disimpan lama, Botol-botol yang berisi susu kedelai dimasukkan dalam panci yang berisikan air mendidih selama 10-15 menit, sampai suhu dalam botol mencapai 70-80 °C. pemanasan ini disebut "exhausting". Setelah exhausting, botol yang berisi susu sari dele ditutup rapat dengan alat penutup botol. Setelah ditutup rapat, botol yang berisi susu Sari dele dimasukkan dalam panci yang berisi air mendidih selama 15 menit. Botol-botol haras terendam dalam air mendidih tersebut. Kemudian angkatlah botol yang berisi susu sari dele itu. Diamkan sampai dingin. Setelah dingin, susu sari dele ini dapat diminum. Susu sari dele yang sudah distrilisasi dapat disimpan dalam lemari es, agar tahan lama dan rasanya tetap segar.