Loading...

Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian ASN Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur dengan Kegiatan Temu Teknis & Bimbingan Teknis Tahun 2022

Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian ASN Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur dengan  Kegiatan Temu Teknis & Bimbingan Teknis Tahun 2022
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur telah melaksanakan kegiatan Temu Teknis dan Bimbingan Teknis bagi penyuluh pertanian se kabupaten sejumlah 126 orang ASN. Kegiatan Temu Teknis dan Bimbingan Teknis diselenggarakan tanggal 6 – 7 Oktober 2022 dengan materi yang dipilih sesuai kebutuhan penyuluh pertanian saat ini yaitu Sosialisasi SKKNI Nomor 162 Tahun 2021, Evaluasi Pelaksanaan dan Dampak Penyuluhan Pertanian serta Metode Pelaksanaan Kaji Terap bagi Penyuluhan Pertanian yang disampaikan oleh bapak Dedy sebagai narasumber dari BBPP Ketindan. Sebagaimana UU Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (UUSP3K) mengisyaratkan bahwa pekerjaan Penyuluh Pertanian merupakan profesi. Sehingga dalam rangka mengimplementasikan Undang-Undang tersebut, diperlukan standar kompetensi kerja yang mencerminkan keprofesian seorang penyuluh pertanian. Standart kompetensi kerja tersebut dijabarkan dalam bentuk Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Penyuluh Pertanian, yang ditetapkan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui keputusan Nomor 162 Tahun 2021 tentang penetapan SKKNI Bidang Penyuluhan Pertanian. Fungsi dan peran penyuluh pertanian dalam sistem penyuluhan pertanian, yaitu : Memfasilitasi proses pemberdayaan pelaku utama dan pelaku usaha; Mengupayakan kemudahan akses pelaku utama dan pelaku usaha ke sumber informasi, teknologi, dan sumber daya lainnya agar mereka dapat mengembangkan ushanya; Meningkatkan kemampuan kepemimpinan, manajerial, dan kewirausahaan pelaku utama dan pelaku usaha, Membantu pelaku utama dan pelaku usaha dalam menumbuhkembangkan organisasinya menjadi organisasi ekonomi yang berdaya saing tinggi, produktif, menerapkan tata kelola berusaha yang baik dan berkelanjutan Membantu menganalisis dan memecahkan masalah serta merespon peluang dan tantangan yang dihadapi pelaku utama dan pelaku usaha dalam mengelola usaha, Menumbuhkan kesadaran pelaku utama dan pelaku usaha terhadap kelestarian fungsi lingkungan, dan Melembagakan nilai-nilai budaya pembangunan pertanian yang maju dan modern bagi pelaku utama dan pelaku usaha secara berkelanjutan Diharapkan dari kegiatan ini para penyuluh pertanian ASN di kabupaten Bojonegoro bisa melaksanakan fungsi dan peran tersebut, sehigga perlu peningkatan kompetensi Penyuluh Pertanian agar menjadi Penyuluh Pertanian yang profesional. Oleh MIRNA SETYORINI, SP -Penyuluh Pertanian Kabupaten Bojonegoro