Loading...

Peningkatan Populasi Ternak Sapi Melalui Inseminasi Buatan

Peningkatan Populasi Ternak Sapi Melalui Inseminasi Buatan
Untuk mempercepat peningkatan populasi sapi, pemerintah pusat melalui kementrian pertanian melalui program UPSUS SIWAB. Tujuannya untuk mempercepat populasi sapi merupakan keberlanjutan dari program UPSUS SIWAB melalui inseminasi buatan. Lisensi UPSUS SIWAB adalah mengubah pola piker petani ternak dengan cara beternak selama ini hanya bersifat alami atau kawin dengan pejantan. Pola piker peternak dari dampak UPSUS SIWAB juga mampu menurunkan pemotongan sapi betina produktif UPSUS SIWAB juga telah mampu menghasilkan sapi-sapi yang berkualitas dengan peningkatan kualitas sumber daya genetic ternak sapi untuk meningkatkan produksi dengan sapi. Dengan inseminasi buatan dapat meningkatkan keturunan yang berkualitas. Inseminasi buatan adalah suatu cara atau teknik untuk memasukan mani/sperma atau semen yang telah dicairkan dan telah diproses terlebih dahulu yang berasal dari ternak jantan kedalam saluran alat kelamin betina dengan menggunakan metode dan alat khusus yang disebut Insemination Gun. Dengan pengembangbiakan hewan ternak sapi yang relatif tidak terlalu lama dan hasilnyapun bagus. Sejarah perkembangan Inseminasi Buatan. Inseminasi Buatan (IB) pada hewan peliharaan telah lama dilakukan sejak berabad-abad yang lampau. Seorang pengeran arab yang sedang berperang pada abad ke-14 dan alam keadaan tersebut kuda tunggangannya mengalami birahi. Kemudian dengan akal cerdiknya sang pangeran dengan menggunakan suatu tampon kapas, sang pengeran mencuri semen dalam vagina seekor kuda musuhnya yang baru saja dikawinkan dengan pejantan yang dikenal cepat larinya. Tampon tersebut kemudian dimasukan kedalam vagina kuda betinanya sendiri yang sedang birahi. Alhasil ternyata kuda betina tersebut menjadi bunting dan lahirlah kuda baru yang dikenal tampan dan cepat larinya. Tujuan Inseminasi Buatan Banyak para peneliti yang berlomba-lomba meneliti serta mencari variasi teknik IB . Tujuannya agar dunia peternakan semakin maju dan berkembang. Dimana IB ini mempunyai tujuan Memperbaiki mutu genetik ternak, Tidak mengharuskan pejantan unggul secara lebih luas dalam jangka waktu yang lebih lama, Meningkatkan angka kelahiran dengan cepat dan teratur, Mencegah penularan/penyebaran penyakit kelamin, Menghemat biaya pemeliharaan ternak jantan, Dapat megatur jarak kelahiran ternak dengan baik, Menghindari kecelakaan yang sering terjadi pada saat perkawinan karena fisik pejantan terlalu besar. Waktu melakukan Inseminasi Buatan. Pada waktu di Inseminasi Buatan (IB) ternak harus dalam keadaan birahi karena pada saat itu liang leher rahim (Serviks) pada posisi terbuka dengan Inseminasi Buatan maka ternak sapi induk bisa memenuhi harapan yaitu dengan Inseminasi Buatan ikut membangun bangsa dengan ketentuan/tata cara pemeliharaan yaitu : Pemberian pakan seimbang, Pemeliharaan kesehatan ternak, Kandung tempat bernaung ternak. penulis Risnawati Alhamad, S.Pt Penyuluh Pertanian Madya