Kab. Agam - PADI ( ORIZA SATIVA) Tanaman padi adalah tanaman penghasi beras. Beras merupakan kebutuhan pokok penduduk Indonesia. Penduduk Indonesia mengkonsumsi beras perkapita antara 100 – 130 kg setiap tahun. Setiap hari selalu meningkat kebutuhan beras seiring meningkatnya jumlah penduduk. Guna memenuhi kebutuhan beras setiap tahun, maka diperlukan upaya peningkatan produksi padi. Ada beberapa upaya peningkatan produksi padi, salah satunya adalah tanam padi berpola Jajar legowo. JAJAR LEGOWO.Arti dari Jajar legowo, Jajar adalah baris, Lego artinya lapang/longgar, dan Wo asal dowo artinya panjang. Secara keseluruhan jajar legowo adalah menanam berbentuk barisan dengan memberi ruang longgar /lapang, akan tetapi baris sebagai ruang lapang disisipkan pada barisan kiri dan kananya. Ruang lapang/longgar dimaksudkan untuk mempermudah dalam pemeliharaan, dan merupakan modivikasi upaya peningkatan jumlah rumpun dengan tidak menggangu petumbuhan tanaman. Ada beberapa tanam Pola jajar Legowo diantaranya :A Jajar Legowo Tipe 2 : !, 3:1 dan 4:1. Pengertian 2:1, adalah setiap 2 baris, pada baris ke 3 atau kita sebut baris berikutnya, disisipkan pada baris ke 2 dan baris ke 4. (kiri dan kanan) Jadi pada baris ke 3 tidak terdapat rumpun, hanya ruang lapang, karena telah dialihkan/disisipkan.. Begitu juga Jajar legowo 3:1 setiap 3 baris, baris berikutnya dialihkan pada baris kiri dan kanan. Sehingga terdapat ruang lapang. Jajar legowo 4:1 setiap 4 baris, dan pada baris berikutnya dialihkan ke baris kiri,kanannya. Untuk bagian tepi/awal disisipi disesuaikan dengan jajar legowonya. Sebagai contoh Jajar legowo 2:1 untuk jarak tanam 20 X 20 akan menjadi jarak tanam 20 X 10 dan untuk lebih jelasnya dapat dilihat bentuk sketsa denah dibawah ini :B. JAJAR LEGOWO 2 : 1 20 cm 40 cm 20 cm 40 cm 20 cm I<----- >I<---- --------->I<-- --->I<------ -------->I?----?I 1 2 3 4 5 6 7 8 v v x v v v v v v v v v v v v x v v v v v v v v v v v v x v v v vTanda X (silang) dipindah kesebelah kiri-dan kanan. V Jajar Legowo Tipe 3 : 1 I< 25 >I<25 >I<---50--->I< 25 >I< 25 >I----50-------i-25--I-25--I v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v C Jajar legowo tipe 4 :1 I< 25 >I<25 >I<-25>I<---50------->I< 25 >I< 25 >I—25 I? -50----- v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v Agar tanaman lurus, gunakan caplak/mal atau tali plastik. Menurut Balai Pengkajian Teknologi pertanian (BPTP) Sumatera Barat, tanam pola Jajar legowo terbukti mampu meningkatkan jumlah populasi rumpun, yang berkolerasi dengan peningkatan produksi mekipun diringi penambahan penggunaan jumlah pupuk. Adapun Jumlah peningkatan rumpun dengan penerapan tanam pola jajar legowo ini dapat diketahui dengan rumus sebagai berikut : Jajar Legowo 2 : 1 PENINGKATAN POPULASIJajar legowo 2 : ! setiap 2 baris akan menambah 1 barisan maka dapat dibuat rumus peningakatan populasi dalam prosentase sebagai berikut : JAJAR LEGOWO 2 : 1(Akar 10.000 ) X100 % = 100 X 100% = 33,3 % ( 2 + 1 ) 3Jumlah populasi dalam 1 hektar menjadi : 10.000 (1 ha). X ( 100 % + 33,3 % ) = (0,20 X 0,20 ) 10.000. X 133,3 % = 333,250 rumpun. 0,04 JAJAR LEGOWO 4 : !( Akar 10.000 ) X % = 100 X % = 20 % ( 4 + 1 ) 5Jumlah populasi dalam 1 hektar adalah = 10.000. X ( 100 % + 20 % ) = (0,20 X 0,20) 10.000.- X 120 % = 300.000 rumpun 0,04 POPULASI TANAM BIASA (KONVENSIONAL ) 10.000 = 10.000. = 250.000. rumpun (0,20 X 0,20 ) 0,04 Penulis : Sudiyotomo, A. Md