Loading...

Pentingnya Menerapkan Metode Study Banding Petani

Pentingnya Menerapkan Metode Study Banding Petani
Studi banding merupakan bentuk metode penyuluhan yang dilakukan petani belajar kepada petani lain dengan kunjungan pada lokasi petani yang dikunjungi. Proses belajar dilakukan petani melakukan identifikasi materi yang diperlukan baik berupa teknologi baru ataupun masalah yang muncul. Materi-materi yang telah disusun akan digali lebih mendalam kepada petani lain pada lokasi yang berbeda. Tujuan diadakan studi banding ini adalah untuk belajar penerapan teknologi baru ditempat lain pada keadaan yang sesungguhnya, atau belajar akibat tidak diterapkannya teknologi baru. Menumbuhkan motivasi para petani setelah melihat hasil penerapan teknologi baru, mengenal masalah yang ada serta pemecahannya. Pencapaian tujuan tersebut harus diupayakan dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada petani melakukan praktek Departemen Pertanian (1994), menerangkan bahwa studi bading merupakan cara membangun motivasi, meningkatkan pengetahuan, menambah pengalaman, dan merubah sikap petani dengan mengunjungi kepada petani lain atau tempat tertentu yang telah berhasil dalam usaha taninya. Manfaat lain dalam studi banding adalah adanya saling tukar pengalaman dengan sesama peserta dan adanya unsur rekreasi bagi peserta. Motivasi menjadi semakin tinggi bila lokasi studi banding menunjukkan sesuatu yang lebih baik, namun motivasi menjadi menurun bila materi studi banding kurang menarik. Pengetahuan petani meningkat dalam studi banding karena adanya penjelasan dari petani yang dikunjungi dan dapat terjadi diskusi sehingga akan lebih banyak informasi yang diperoleh. Peserta studi banding juga dapat memberikan informasi kepada petani yang dikunjungi sehingga terjadi tukar informasi. Mardikanto (1996), menjelaskan bahwa studi banding dapat meningkatkan berpikir kreatif, mampu mengatasi masalah-masalah yang ada secara mandiri, pandai memanfaatkan setiap peluang yang ada dan selalu memperbaiki mutu hidupnya. Petani akan menemukan sesuatu akibat diterapkannya materi yang baru sehingga timbul keinginan untuk meniru materi yang mengntungkan tersebut. Kreatifitas muncul dengan adanya materi baru untuk disesuaikan lokasi asal petani dengan melakukan beberapa modifikasi. Informasi baru yang didapatkan selama studi banding akan membantu mengatasi masalah petani dalam berusahatani. Petani dapat memanfaatkan kesempatan yang ada untuk mengambil peluang dalam pengembangan usaha tani dengan membangun jaringan komunikasi sesama petani yang dikunjungi. Studi banding merupakan salah satu metode penyuluhan yang dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, ketrampilan dan motivasi petani. Peserta studi banding biasanya mempunyai keragaman latar belakang pendidikan, pengalaman, lingkungan fisik dan lingkungan sosial, kebutuhan-kebutuhan dan sebagainya. Materi studi banding relevan dengan materi yang dilakukan petani sehingga akan menarik. Sikap adalah kecenderungan untuk memberikan tanggapan atau tidak baik terhadap suatu obyek, orang, lembaga atau peristiwa (Azjen, 1988 dalam Azwar, 2000). Sikap yang ada adalah untuk mendukung suatu obyek (favorable) atau tidak mendukung suatu obyek (unfavorable). MINARSIH, SP. KOORDINATOR PENYULUH PERTANIAN BPP. MENGANTI