Desa Kalisari terletak dipinggir Sungai Bengawan Solo yang menjadi sentral tanaman Padi di musim kemarau, luas desa 188 ha dengan luas lahan sawah 139 Ha. Di Desa kalisari memiliki tiga Kelompok Tani yaitu Kelompok Tani Bengawan Solo, Kelompok Tani Bunga Tani dan Kelompok Tani Sumber Pangan. Di musim penghujan menjadi desa yang terisolasi banjir, dengan demikian kehidupan penduduk Kalisari jadi kurang produktif untuk berwirausaha karena terkendala musim banjir. Budidaya tanaman padi di Desa Kalisari Produksi Padi mencapai 8-9 ton/Ha. Uji tanah PUTS ( Perangkat Uji Tanah Sawah ) sangatlah penting dalam setiap kegiatan budidayaTanaman Padi, karena daya dukung tanah sangat berperan penting dalam penentuan hasil akhir (panen). Banyak kendala-kendala yang dihadapi petani terutama masalah kesuburan tanah, contohnya ; di persemaian ujung-ujung daun tanaman mengering, pertumbuhan vegetai ftidak normal ( tanaman pendek, daun keriting, tanah bacek /asem-aseman, air berkarat/ teyengen, dll) dan waktu pengisian bulir tidak penuh karena ujung daun mengering. Salah satu penyebabnya adalah tanah kurang sehat karena pH (potential of Hydrogen) tanah. pH tanah jadi sangat penting dalam serapan unsur hara oleh tanaman, dimana jika pH terlalu asam di bawah 5,5 meningkatkan unsure logam ( Fe, Al danMn ) yang akan mengikat atau mengfiksasi unsure P sehingga tak tersedia bagi tanaman. Seperti yang kita ketahui bahwa unsur P sangat penting bagi perkembangan tanaman misalnya : pembentukan ujung akar, ujung daun, pembentukan bunga, pembentukan buah, mempercepat kematangan buah dan ketahanan terhadap penyakit. Tanaman menyerap unsure posfat dalam bentuk ion Hâ‚‚POâ‚„â‚‹dan HPOâ‚„2. Jika pH tanah terlalu alkali diatas 7,5 menyebabkan tanah jadi kahat unsure Fe,Mg, Bo, zinc menjadikan tanaman tidak tumbuh dengan baik (pendek). Untuk menghadapi masalah tanah yang paling mudah adalah pemberian bahan organic yang syarat mikrobia, karena jasad-jasad renik ini sangat berperan dalam penguraian unsure hara menjadi ion-ion yang dibutuhkan tanaman. Pertukaran kation (+) dan anion (-) dalam kasat mata bias kita lihat di air persawahan adanya sinar bergerak didalam air di malam hari, karena itu kapasitas tukar kation dan anion jadi tolak ukur kesuburan tanah. Oleh Tutwuri Handayani PPL Kecamatan Baureno