Loading...

PENYAKIT AKIBAT VIRUS, BAKTERI DAN PARASIT PADA TERNAK KAMBING

PENYAKIT AKIBAT VIRUS, BAKTERI DAN PARASIT  PADA TERNAK KAMBING
Penyakit infeksi yang terjadi pada ternak kecil adalah virus, bakteri, dan parasit. Penyakit ini biasanya bersifat akut dan terkadang dapat menimbulkan kematian mendadak, sedangkan parasit kebanyakan bersifat kronis. Penyakit karena virus Virus yang sering menyerang pada kambing dan domba adalah orf dan bluetongue. Virus orf akan menyebabkan kulit ternak melepuh pada bagian tertentu, terutamanya pada bibir, lidah, hidung, sekitar mata, ambing, dan vulva. Untungnya, penyakit ini dapat disembuhkan dengan sendirinya. Sementara itu, virus bluetongue akan menyebabkan angka mortalitas tinggi, biasanya ditandai dengan gejala, yaitu demam tinggi, air ludah meleleh, pembengkakan pada wajah dan lidah, juga kebiruan pada lifda. Penyakit ternak kambing yang di akibatkan oleh virus : Penyakit mulut dan kuku (PMK) Penyakit ini dapat menular dan menyebabkan kematian. Bagian yang diserang adalah mulut dan kuku, dimana mulut melepuh diselaputi lendir sehingga ternak tidak mau mengkonsumsi makanan dan akhirnya mati. Penyebabnya adalah virus. Dapat menyerang semua jenis kambing. Gejala yang terjadi seperti panas badan tinggi, selanjutnya gusi dan permukaan lidah melepuh yang berisi cairan jernih. Pencegahan dapat dilakukan dengan vaksinasi dengan menggunakan vaksin AE setiap selang 6 bulan. Pengobatan Dapat diusahakan dengan membersihkan bagian yang melepuh pada mulut dengan larutan Alumunium sulfat 5 persen. Sedangkan pengobatan penyakit pada kuku dapat dilakukan dengan merendamnya dalam larutan formalin atau larutan Natrium karbonat 4 persen. Penyakit karena bakteri Infeksi bakteri yang paling berbahaya pada ternak domba dan kambing adalah bakteri antraks (Bacillus antahacis). Penyakit ini bersifat zoogenesis dengan gejala perdarahan yang keluar dari seluruh lubang yang ada di tubuh ternak dan akan mengakibatkan kematian mendadak. Contoh penyakit yang disebabkan oleh bakteri : Penyakit Ngorok Penyakit ini menyebabkan nafsu makan ternak berkurang, dan menimbulkan bengkak-bengkak pada bagian leher dan dada. Penyebabnya adalah Bakteri Pasteurella multocida dan menyerang semua usia kambing. Gejala : Lidah bengkak dan menjulur ke luar, mulut menganga, keluar lendir berbuih, sulit bernafas, sehingga terdengar ngorok. Pencegahan dapat dilakukan dengan melaksanakan vaksinasi dengan vaksin SE (Septichaemia Epizootica) setiap selang 6 bulan. Pengobatan : Dapat menggunakan obat-obatan Antibiotika lewat air minum atau suntikan. Penyakit karena parasit Ada tiga jenis penyakit yang disebabkan parasit pada ternak kambing dan domba yang sering ditemukan, yakni penyakit kudis pada kulit (scabies), penyakit parasit saluran pencernaan (haemonchosis), dan penyakit cacing hati (fascioliasis). Contoh penyakit yang disebabkan oleh parasit adalah : Penyakit parasit cacing Penyakit ini menyebabkan hambatan pertambahan berat tubuh karena cacing : menyerap sebagian zat makanan yang seharusnya untuk pertambahan berat tubuh, merusak jaringan-jaringan organ vital ternak kambing, menyebabkan nafsu makan menurun Penyebabnya adalah Fasciola gigantica (cacing hati), merupakan cacing yang senang menyerang hati kambing, dapat menyerang semua usia kambing. Pencegahan dapat dilakukan dengan menghindarkan pemberian makanan kasar atau hijauan pakan yang terkontaminasi siput dan usahakan agar hijauan pakan sebelum diberikan pada ternak dicuci terlebih dahulu. Pengobatan penyakit dapat menggunakan Zanil atau valbazen yang diberikan lewat air minum atau lewat suntikan dengan Dovanik