OLEH HENDRIKUS MASAN UBA, SST PPL BPP WAIWERANG – ADONARA TIMUR Pendahuluan Selain karena hama, produktiitas tanaman vanili dapat juga menurun akibat serangan mikroorganisme penyebab penyakit seperti bakteri, virus, cendawan, dll. Penyakit justru lebih sering mengakibatkan menurunnya kualitas maupun kuantitas hasil tanaman karena serangan yang sering tidak tampak atau gejalahnya sulit diidentifikasi. Oleh karena gejalahnya sulit diidentifikasi itulah strategi pengendaliannyapun tidak tertata dengan baik. Beberapa penyakit yang biasa menyerang tanaman vanili tersebut antara lain : Penyakit BB ( Busuk batang ) Penyakit Busuk Batang adalah salah satu penyakit penting yang sering menyerang tanaman vanili. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi cendawan Fusarium Sp pada bagian tanaman yang diserang. Perlu diketahui bahwa cendawan Fusarium Sp adalah cendawan yang mampu bertahan hingga 4 tahun di dalam tanah disekitar kebun vanili. Ia dapat hidup selama itu meski tanpa tanaman inang. Pada tanaman vanili cendawan ini dapat menginfeksi bagian batang, akar bahkan buah. Kendatipun demikian buah yang diserang adalah buah yang hampir sudah masak. Penularannya dapat terjadi karena beberapa media yang antara lain melalui kontak langsung bagian batang dengan cendawan ini, serangga, air hujan, tanah atau karena infeksi dari awal penanaman bibit. Gejala serangan cendawan Fusarium ditandai dengan berubahnya warna batang tanaman dari hiau menjadi coklat muda kemudian lama kelamaan menjadi hitam dan membusuk. Pada kondisi kelembaban udara yang tinggi, bagian batang yang membusuk tersebut akan semakin cepat meluas kebagian batang lainnya dan jika dibiarkan terus-menerus, pembusukan pada batang mengakibatkan kematian tanaman karena transportasi unsur hara dari akar ke daun maupun transportasi fotosintat dari daun kebagian tanaman lainnya akan terhambat. Infeksi cendawan Fusarium yang dapat mengakibatkan busuk batang ini dapat dicegah dengan menerapkan teknik budidaya yang baik. Teknik budidaya tersebut antara lain : mengurangi kelembaban udara dilingkungan kebun dengan pemangkasan pohon pelindung mengatur jarak tanam agar tidak terlalu rapat untuk menghindari penularan pengawasan seara berkala akan adanya gejala penyakit ini menghindari pelukaan batang saat penyiangan dan pendangiran memperbaiki sistem pengairan di kebun menghindari aplikasi pupuk kandang yang belum masak menggunakan bibit stek yang bebas penyakit menggunakan bibit dari klon yang tahan penyemprotan desinfektan setelah pengolahan tanah Selain dengan melakukan pencegahan penyakit ini juga dapat dilakukan jika gejala-gejala serangan sudah tampak ada di kebun. Pengendalian dilakukan dengan penggunaan Fungisida seperti Dithane M-45, Delsene Mx – 200, dan Manzate – 200 yang diapilkasikan rutin setiap 2 minggu sekali selama 3 bulan. Pengendalian juga dapat dilakukan secara fisik – mekanis dengan memangkas bagian tanaman yang terserang untuk kemudian dibakar. Dan jika serangan sudah kronis, tanaman yang terserang harus segera dibongkar agar tidak menulari tanaman lain yang masih sehat. Penyakit Bercak Merah Adalah salah satu penyakit tanaman vanili yang disebabkan oleh infeksi Cendawan Colletotricum Sp. Penyakit yang lebih dikenal dengan istilah penyakit Antrakmose ini, dapat menyerang beberapa bagian tanaman seperti; daun, batang, dan buah vanili. Gejala yang ditimbulkan berupa bercak-bercak kemerahan pada bagian tanaan yang terinfeksi. Jika gejalah ini muncul segera dilakukan pengendalian dengan aplikasi fungisida atau dengan memangkas bagian tanaman yang terserang seperti pada pengendalian busuk batang. Penyakit Busuk Akar Sama seperti penyakit busuk batang, busuk akar juga disebabkan oleh ineksi cendawan Fusarium. Bedanya jika pada busuk batang bagian tanaman yang diserang adalah batang, pada busuk akar bagian tanaman yang diserang adalah pangkal batang pada ketinggian kurang dari 5 cm dari permukaan tanah. Penyakit ini menunjukan gejala yang sama seperti gejalah yang muncul pada penyakit busuk batang, begitupun cara pengendaliannya. Penyakit Bercak Coklat dan Hitam Penyakit yang satu ini disebabkan oleh infeksi cendawan Nitricia Vanilae pada batang tanaman dan cendawan Phythoptora Sp yang menginfeksi daun dan buah tanaman. Gejala serangan penyakit ini adalah munculnya bercak warna coklat pada batang dan bercak berwarna hitam pada daun dan buah. Pengendalian penyakit ini sering dilakukan dengan aplikasi fungisida seperti Dithane M-45, Antrachol, Bordeux, dll. Aplikasi dilakukan dengan menyemprot larutan fungisida tersebut pada bagian tanaman yang terserang. Penyakit Chephaleuros Henningsii Penyakit ini disebabkan oleh parasitisme ganggang Chephaleuros Henningsii pada tanaman vanili. Ganggang ini sering menyerang pada daun-daun tua vanili. Gejala yang ditimbulkan berupa bercak-bercak kecil yang kemudian melebar hingga diameter 2 cm pada daun yang terserang. Pengendalian penyakit ini dilakukan dengan pemangkasan dan pemusnahan bagian tanaman yang terserang.