Loading...

Penyebaran Materi Penyuluhan melalui Baliho (Billboard) dan Brosur

Penyebaran Materi Penyuluhan melalui Baliho (Billboard) dan Brosur
Baliho Baliho (billboard) adalah suatu papan berukuran besar yang berisi pesan atau informasi gambar dan kata-kata yang dipasang ditempat terbuka agar dapat terlihat oleh masyarakat luas. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi tentang sesuatu hal baru atau tentang suatu acara/kegiatan; mengingatkan tentang suatu kegiatan, peristiwa, atau suatu program; serta untuk mengajak berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang berkaitan dengan pertanian, sehingga tergugah perasaan dan tumbuh partisipasi dalam menyukseskan program ini. Sasaran Bilaho (billboard ini adalah masyarakat umum. Keunggulan dari Baliho ini adalah dapat terlihat dengan jelas dari jarak jauh, mampu menjangkau sasaran luas dalam waktu singkat, dapat menumbuhkan rasa kagum dan kebanggaan. Adapun kelemahan dari Baliho yaitu diperlukan keahlian untuk membuatnya dan memerlukan biaya yang besar. Baliho mempunyai standar teknis bahan ukuran dan isi. Standar bahan yang digunakan adalah papan, multiplex, seng atau kain tebal yang kuat bila dibentangkan. Ukuran minimal adalah 1,2 x 2,4 meter. Isinya termuat satu tulisan atau tulisan yang dominan dengan sedikit gambar, serta tulisan tersebut dapat terbaca dari jarak 25-30 meter. Baliho ini dipasang di tepi jalan, di persimpangan atau di lapangan upacara bila ada acara. Pemasangan di tempat umum harus ada izin dari pihak-pihak yang berwenang. Brosur Brosur adalah buku yang berisi uraian tentang suatu topik, gagasan, atau konsep yang berkaitan dengan pertanian, yang disajikan dalam bentuk tulisan yang dilengkapi dengan gambar, foto, dan ilustrasi lainnya. Brosur ini bertujuan untuk menyampaikan informasi yang lebih lengkap kepada sasaran, agar mereka mengetahui dan menjadi lebih jelas, sehingga tumbuh perhatian dan minatnya untuk melakukan isi pesan. Sasaran brosur ini adalah ketua kelompok tani, petani maju, KTNA, penyuluhan pertanian, dan petugas pertanian lainnya, termasuk masyarakat yang menaruh minat pada yang berkaitan dengan pertanian. Adapun keunggulan dan kelemahan dari brosur ini. Keunggulan dari brosur adalah dapat berisikan informasi yang lengkap, dapat dibaca utuh atau sebagian, mudah dibawa, tahan lama dan dapat dibaca berulang-ulang, penyimpanannya mudah, dapat digunakan untuk bahan pendamping, bahan diskusi, ataupun bahan pustaka, serta dapat digunakan untuk belajar mandiri. Kelemahan dari brosur adalah memerlukan waktu untuk membaca dan memahaminya, dan untuk memahaminya memerlukan perhatian yang serius. Pembuatan brosur mempunyai standar teknis. Standar bahannya kertas yang digunakan adalah kertas yang tidak mudah robek serta berat minimal 80 gram. Lembar cover minimal 130 gram. Standar bentuk berupa buku yang dijilid dengan jumlah halaman 8-40 halaman dengan ukuran minimal A5 (14,8 - 21 cm). Sistematika pembuatan brosur yaitu halaman pertama berisi judul dan penerbit. Halaman kedua berisi daftar isi. Halaman ketiga dan seterusnya berisikan uraian isi. Serta halaman terakhir berisi daftar pustaka atau sumber informasi. Isi brosur memuat materi teknologi produksi, ekonomi, sosial, dan kebijakan yang berkaitan dengan pertanian dalam bentuk uraian yang tuntas. Gambar berupa foto, data, atau diagram dengan mencantumkan sumbernya. Huruf yang digunakan didalam brosur berukuran maksimal 12 point dan menggunakan huruf yang sederhana. Dalam satu kalimat tidak boleh lebih dari 13 kata. Pada kulit muka ditulis judul, nama penerbit, logo, dan tahun penerbitannya. Brosur ini digunakan sebagai bahan bacaan perorangan, sebagai bahan diskusi pada pertemuan kelompok tani. Bagi penyuluh, brosur ini berfungsi sebagai bahan dalam pendampingan petani. Sedangkan bagi petani, brosur ini berfungsi sebagai bahan untuk perencanaan dan pengambilan keputusan. Penulis Sriwidjiastuti