Peta singkap (Flip chart) Yang dimaksud dengan peta singkap adalah lembaran-lembaran kertas berisi gambar dan tulisan yang disusun secara berurutan, bagian atasnya disatukan sehingga mudah disingkap. Penyebaran materi menggunakan peta singkap ini bertujuan untuk menjelaskan suatu proses atau rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan pertanian secara sistematis.Penyebaran materi penyuluhan melalui peta singkap ini akan efekif, bila disampaikan kepada kelopoktani dengan anggota antara 5-35 orang. Metode penyebaran penyuluhan melalui petasingkap ini mempunyai keunggulan dan kekurangan. Keunggulan dari peta singkap ini diantaranya adalah ; 1) Dapat menjelaskan kepada hadirin tanpa membelakangi; 2) Bisa membangun cerita yang menarik melalui gambar sehingga lebih mudah difahami; 3) Dapat menampilkan proses / kegiatan secara terpisah-pisah; 4) Mudah digunakan tanpa bantuan peralatan lain. Sedangkan kelemahan dari peta singkap adalah: 1) Efektivitas penyajian tergantung dari kemampuan penyaji berimprovisasi penjelasan-penjelasan yang ada di belakang gambar; 2) Biaya relatifmahal bila dibandingkan media cetak lainnya seperti folder dan leaflet; 3) Tidak dapat digunakan untuk belajar mandiri, karena masih diperlukan penjelasan di belakang gambar. Stadar teknis yang harus dipenuhi bila akan membuat peta singkap adalah: 1)Bahan terbuat darai kertas dengan ketebalan minimal 130 gam; 2) Ukuran kertas minimal A3 ( 29,7x 42 cm atau double A4. Cara penyampaian pesan dalam peta singkap ini yaitu: 1) Setiap lembar peta singkap bearisi satu ide; 2) Di bagian depan berisi gambar-gambar, ilustrasi dan teks, dan di bagian belakang berisi tentang penjelasan singkat tentang gambar. Peta singkap ini dapat digunakan pada waktu penyelanggaraan kursus tani, atau pertemuan lainnya, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Pada saat menggunakan peta singkap ini diperlukan standar yang dirancang khusus untuk berdirinya peta singkap tersebut. Poster. Posteradalah lembaran kertas yang berisikan pesan penyuluhan pertanian dalam bentuk gambar dan tulisan. Penyebaran materi penyuluhan melalui poster ini betujuan untuk menyampaikan informasi tentang sesuatu hal yang berkaitan dengan pertanian, dengan harapan dapat menarik perhatian para petani dan keluarganya dan dapat menumbuhkan minat untuk melaksanakan isi dari pesan yang termuat dalam poster tersebut. Penyebaran materi melalui poster ini mempunyai keunggulan, diantaranya adalah: 1) Poster mempunyai citra visual yang mampu menyampaikan pesan secara cepat dan langsung; 2) Mampu menjangkau sasaran lebih banyak 3) Dapat ditempel ditempat yang strategis dimana saja seperti di tembok-tembok atau di papan pengumuman yang banyak dikunjungi orang; 4) Mudah dan cepat dimengerti termasuk oleh mereka yang buta huruf karena dengan melihat gambar sepintas saja maksud dari poster tersebut sudah dapat dimengeti. Penyebaran materi penyuluhan melalui poster ini mempunyai kelemahan, diantaranya adalah: 1) Informasi yang diberikan sangat singkat sehingga untuk memperoleh informasi yang lebih mendalam diperlukan media lain seperti brosur leaflet dan sebagainya; 2) Dengan gambar dan penjelasan yang sangat singkat maka tidak dapat menjamin tumbuhnya satu pengertian yang sama diantara sasaran. 3) Mudah rusak robek dan hilang karena ditempel di tempat umum. Standar teknis yang harus dipenuhi apabila kita mau membuat poster adalah: 1) Gunakan kertas yang tidak mudah robek, dengan ketebalan lebih dari 100 gam; 2) Untuk keperluan terbatas, poster dapat juga dibuat pada karton, papan, kain atau bahan lainnya. Ukuran untuk poster ini sangat berfariasi dari kecil sampai besar yaitu dari double folio (29,7-42 cm) sampai ukuran plano ( 160 x 90 cm). Dalam penulisan di poster ini jangan digunakan huruf hias, dan jenis huruf dalam satu kalimat harus sama. Apabila kita ingin memberikan penekanan pada pesan tersebut, maka penekanan pesan tersebut dapat dilakukan dengan penebalan dan pembesaran huruf tulisan. Dalam setiap poster hanya disampaikan satu pesan berupa pemberitahuan, ajakan dan peringatan, sehingga penyebaran materi penyuluhan melalui poster iniharus diikuti pula dengan media lain yang dapat menjelaskan lebih rinci. Isi pesan disampaikan melalui gambar dan tulisanm namun yang berupa gambar harus lebih luas daripada yang berupa tulisan. Disamping itu gambar harus dapat terlihat jelas pada jarak 5 meter. Susunan kata yang digunakan harus menarik, sederhana dan mudah dimengerti, dan pesan utama tidak boleh lebih dari 7 kata. Dalam poster diperlukan identitas dari yang membuat poster, tahun produksi dan logo (bila ada) dan ditempelkan pada tempat-tempat yang strategis yang mudah dilihat dan dilalui sasaran. Penulis: Sri Wijiastuti, Penyuluh Pertanian Madya Sumber: Standar Teknis Media Penyuluhan Pertanian. Pusat Penyuluhan Pertanian. Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian. 2010.