Loading...

Penyiangan Gulma Padi Sawah Di Kelompok Tani Sida Mukti Desa Karangjambu Kecamatan Karangjambu Kabupaten Purbalingga

Penyiangan Gulma Padi Sawah Di Kelompok Tani Sida Mukti Desa Karangjambu Kecamatan Karangjambu Kabupaten Purbalingga
Gulma merupakan rumput liar yang sering tumbuh disekitar tanaman yang dibudidayakan. Tumbuhnya gulma di areal pertanian ini akan sangat mengganggu pertumbuhan tanaman, sehingga apabila tidak segera ditanggulangi akan berdampak pada rendahnya kualitas hasil padi yang diusahakan. Pada tanaman padi sawah, gulma biasanya akan tumbuh subur bersamaan dengan tumbuhnya padi. Gulma padi sawah memiliki jenis dan akarakteristik tersendiri, ada gulma yang mudah dikendalikan dan ada gulma yang susah dikendalikan. Di kelompok tani Sida Mukti Desa Karangjambu Kecamatan Karangjambu proses penyiangan gulma dilakukan secara manual dan kebanyakan tenaga kerja perempuan. Beberapa jenis gulma yang sering dijumpai pada pertanaman padi adalah gulma berdaun lebar seperti enceng gondok, genjer, wewehan, kiambang. Sedangkan gulma berdaun sempit seperti teki, rumput banto, jawan atau rumput padi – padian. Tujuan penyiangan gulma pada tanaman padi untuk membersihkan tanaman yang sakit, mengurangi persaingan penyerapan hara, mengurangi hambatan produksi anakan dan mengurangi persaingan penetrasi sinar matahari. Beberapa cara penyiangan gulma padi sawah ang biasa dilakukan oleh petani di Kelompok tani Sida Mukti Desa Karangjambu Kecamatan Karangjambu yaitu Penyiangan manual dengan tangan dan penyiangan secara kimiawi dengan herbisida. Penyiangan manual dengan tangan dilakukan dengan cara mencavut rumput yang tumbuh di sela – sela tanaman. Mencabut gulma dengan tangan cenderung pekerjaan yang melelahkan dan umumnya dikerjakan dengan tenaga yang banyak atau juga di lahan yang sempit. Keuntungan atau kelebihan penyiangan manual yaitu rumput gulma dibenamkan ke dalam lumpur yang dapat menjadi pupuk organic bagi tanaman padi. Selain itu juga injakan kaki dapat memutus akar tanaman padi sehingga merangsang pertumbuhan tanaman padi lebih cepat dan subur. Selain itu penyiangan dengan cara manual juga lebih ramah lingkungan dan menjaga kestabilan ekosistem di lingkungan pertanaman padi. Sedangkan cara penyiangan kimiawi dengan herbisida yaitu herbisida yang dipilih secara selektif mampu membunuh gulma namun tidak menyakiti tanaman produksi. Herbisida ini digunakan ketika mekanisasi tidak memungkinkan atau tidak diinginkan. Selain itu penyiangan dengan cara kimiawi lebih cepat dan efisien waktu. Penulis : Aryanto Tunggul Prasetya, A.Md NIP : 19850902 201706 1 001