Media penyuluhan pertanian merupakan segala sesuatu yang dapat di gunakan untuk menyampaikan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat sasaran. Peranan media dalam penyuluhan sangat penting karena dapat merangsang dan merubah perilaku menjadi lebih baik. Bila kita membuat media penyuluhan, tentu saja berharap media yang kita buat dapat berguna dan bermanfaat bagi sasaran. Karena itu sebelum membuat media tentulah harus bertanya apakah media tersebut diperlukan atau tidak. Untuk mengetahui jawabannya kita harus menggali dahulu aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang dimiliki sasaran. Langkah-langkah merencanakan media penyuluhan pertanian, sebagai berikut : Mengembangkan Gagasan Merencanakan media penyuluhan dimulai dari pertanyaan tentang media apa yang akan di produksi. Gagasan akan perlunya produksi media, janganlah didasarkan pada hal-hal kesenangan kita. Media akan bermanfaat kalau gagasan itu datang dari adanya kebutuhan bagi sasaran. Merumuskan Tujuan Tujuan instruksional disusun berdasarkan tujuan umum yang telah dirumuskan. Merumuskan tujuan instruksional khusus berarti menterjemahkan gagasan yang masih bersifat umum menjadi pernyataan yang lebih khusus sehingga jelas proses belajar apa yang akan dicapai oleh media penyuluhan yang akan di produksi.Tujuan instruksional dapat dibedakan dalam tiga kelompok, yaitu tujuan yang bersifat Psychomotoric, dinyatakan dengan keterampilan dan perbuatan. Tujuan yang bersifat Cognitive, meliputi pengetahuan dan informasi. Sedangkan tujuan yang bersifat Affective, dinyatakan dengan sikap dan penghargaan. Dalam membuat tujuan instruksional khusus setidaknya harus ada unsur A,B,C dan D. A (Audience), unsur ini menekankan pada kejelasan siapa audiencenya (sasaran). B (behavior), menekankan pada kejelasan perubahan perilaku yang diharapkan. C (condition), harus jelas syarat keberhasilannya, dan D (Degree), harus jelas tingkat keberhasilannya. Menyusun Langkah-Langkah Setelah tujuan instruksional dirumuskan dan sifat-sifat sasaran diketahui, selanjutnya menentukan isi materi media penyuluhan. Data mengenai isi materi media dapat diperoleh melalui interview, observasi, atau mengadakan kunjungan. Hal yang perlu diingat dalam menentukan isi materi dan menyusun langkah-langkah kegiatan harus berdasarkan interest dan kemampuan sasaran. Memilih Media Penyuluhan Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan media penyuluhan. Faktor-faktor tersebut, yaitu : 1. Tujuan perubahan yang akan dicapai sasaran. Dalam hal ini kita harus menganalisis tujuannya, apakah tujuannya bersifat perubahan pengetahuan, sikap atau keterampilan. 2. Isi pesan. Isipesan berpengaruh terhadap jenis media. Isi pesan yang bertujuan untuk menyentuh emosi akan lebih baik bila menggunakan media audiovisual. 3. Biaya dan karakteristik wilayah. Biaya merupakan faktor pembatas dalam menentukan prioritas media yang akan dipilih. Karakteristik wilayah juga mempengaruhi jenis media yang akan dipilih. Menulis Naskah Sebelum menulis naskah perlu di tulis dulu sebuah pokok pikiran. Pokok pikiran ini tujuannya untuk memberi gambaran isi keseluruhan materi, jalannya cerita, mood yang ingin diciptakan dan sebagainya. Pokok pikiran yang baik dapat memberikan gambaran yang jelas tentang keseluruhan isi materi. Isi materi media akan berhasil bila ia dapat membawa pikiran sasaran dari hal-hal yang belum diketahui menjadi diketahui, dan dari hal-hal yang belum dikenal sedikit demi sedikit menjadi lebih dikenal sehingga tercapai tujuan instruksional. Isi materi media dapat disusun dalam tiga tingkatan, yaitu pendahuluan, bagian ini harus memikat perhatian sasaran. Tingkat pengembangan (batang tubuh), bagian ini menampilkan sebagaian besar isi materi dari media yang perlu diperlajari sasaran. Ketiga penutup, pada bagian ini menyimpulkan atau mereview pikiran-pikiran yang telah diketengahkan dan memberikan saran-saran tentang kegiatan lanjutan. Sumber ; Pengalaman Pribadi Sumardi