Loading...

Perbanyakan Tanaman Anthurium Secara Generatif (Oleh Donny Paseru, S.Pt Penyuluh Pertanian Kota Manado)

Perbanyakan Tanaman Anthurium Secara Generatif (Oleh Donny Paseru, S.Pt Penyuluh Pertanian Kota Manado)
Salah satu jenis tanaman hias yang memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan adalah anthurium. Tanaman ini merupakan salah satu jenis tanaman hias yang cukup populer dikalangan pecinta tanaman hias ataupun sekedar untuk menjadikan hiasan di taman atau pekarangan rumah untuk lebih mempercantik rumah hunian. Anthurium yang dalam bahasa inggrisnya sering disebut sebagai “tail flower” atau bunga buntut ini berasal dari Peru, Amerika Selatan yang beriklim tropis. Anthurium kini telah menyebar luas hingga daerah subtropis dan tropis diseluruh dunia. Perbanyakan tanaman hias anthurium dapat dilakukan dengan 2 cara, generativ dan vegetatif, namun yang akan kita bahas disini adalah perbanyakan tanaman secara generativ. Serbuk sari atau bunga jantan yang sudah masak pada Anthurium akan berwarna kuning dan mudah rontok. Sedangkan untuk bunga betina ditandai dengan adanya lendir pada putik daun. Biasanya bunga betina siap diserbuki pada 2-3 minggu setelah mekar, atau bisa menandai dengan adanya serangga yang datang ke bunga itu. Jika keduanya (bunga jantan & betina) sudah siap segera lakukan proses penyerbukan buatan. waktu terbaik untuk ini adalah pada pagi hari antara pukul 7-10. Oleskan serbuk sari yang telah bersih ke cotton bud dan oleskan ke putik bunga yang lengket. Cara lainnya adalah dengan menggunakan jentik, bunga sari diambil dan dioleskan sampai rata di bagian lendir pada bunga betina. Sekitar 2 bulan kemudian, bunga yang dihasilkan sudah masak, di dalamnya terdapat banyak biji anthurium. Biji-biji tersebut di kupas, dicuci sampai bersih dan diangin-anginkan, kemudian ditabur pada medium tanah halus. Persemaian ditempatkan pada kondisi lembab dan selalu disiram.