Loading...

Pergiliran Varietas Tanaman Padi Sawah

Pergiliran Varietas Tanaman Padi Sawah
Pergiliran varietas tanaman dilaksanakan sebagai upaya memperpanjang daya ketahanan tanaman terhadap hama penyakit dan untuk menyesuaikan varietas tanaman terhadap kondisi lahan, cuaca dan iklim pada suatu musim tanam. Pada setiap verietas tanaman memiliki perbedaan kesesuaian terhadap kaedaan lahan, iklim dan cuaca dan juga ketahan terhadap suatu jenis hama penyakit. Hama penyakit tanaman merupakan siklus yang berkaitan dengan pola tanam dan tata tanam di lahan pertanian. Suatu individu atau makhluk hidup dikatakan sebagai hama apabila individu/makhluk tersebut telah mengakibatkan kerugian dalam suatu usaha tani yang melebihi ambang batas ekonomi. Agar populasi individu/makhluk hidup pada suatu ekosistem tidak berubah status menjadi hama, maka diperlukan adanya keseimbangan ekosistem secara berkesinambungan. Terjaganya keseimbangan ekosistem yang berkesinambungan akan dapat menunjung terwujudnya keberhasilan usaha budi daya yang dilakukan dengan meningkatnya produksi dan produktivitas. Pola tanam dan tata tanam merupakan faktor penting perkembangbiakan hama penyakit tanaman. Tidak terputusnya keberadaan suatu jenis dan varietas tanaman pada suatu ekosistem/hamparan dan jangka waktu yang cukup panjang merupakan salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya peningkatan populasi dan ketahanan suatu hama penyakit tanaman, oleh sebab itu perlu dilakukan pemutusan siklus perkembangbiakan suatu hama penyakit. Pemutusan siklus perkembangbiakan suatu hama penyakit diantara dapat dilakukan dengan pergiliran varietas tanaman, pola tanam, dan tanam serempat pada suatu hamparan lahan pertanaman. Pergiliran varietas tanaman dilakukan untuk menyesuai suatu varitas dengan keadaan lahan, iklim, dan cuaca. Dalam upaya menyikapi hal tersebut di atas, para petani yang tergabung dalam kelompok tani Kampung Sidodadi Kecamatan Penawar Tama Kabupaten Tulang Bawang melakukan pergiliran varietas tanaman padi sawah yang pada musim sebelumnya (musim rendeng) menggunakan varietas impara3, dan musim ini (musim gadu) menanam vatrietas Situbagendit. Menurut Pak Sulaiman selaku Ketua Kelompok Tani Mitra Tani mengatakan perkembangan tanaman yang memasuki bulan kedua saat ini kondisi pertumbuhannya cukup baik dan tidak terjadi serangan hama penyakit yang berarti. Pada musim sebelumnya terjadi serangan hama wereng dan penyakit blash yang berakibat terjadinya penurunan produksi dan produtivitas. Atas dasar pangalaman sebelumnya, maka para petani melalui Poktan dan Gapoktan sepakat melakukan pergiliran varietas tanaman yang diharapkan dapat memperoleh hasil yang lebih baik dari sebelumnya.