Loading...

Perlunya Mewaspadai Keberadaan Semut Pada Tanaman Agar Terhindar Dari Serangan Hama Dan Penyakit.

Perlunya Mewaspadai Keberadaan Semut Pada Tanaman Agar Terhindar Dari Serangan Hama Dan Penyakit.
Tanaman adalah tumbuhan yang di budidayakan pada suatu media dan ruang untuk diambil manfaat atau dipanen ketika sudah sampai tahap tertentu. Dalam kegiatan menanam, terkadang kita temui berbagai kendala dalam berusahatani sehaingga apa yang kita ushatanikan tidak semulus apa yang kita harapkan, adapun kendala tersebut antara lain adalah kondisi cuaca exstrim, terserang hama dan penyakit, serta faktor lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Hama dan penyakit tanaman – adalah semua jenis organism pengganggu tanaman yang dapat menimbulkan kerusakan fisik yang dianggap merugikan dan tidak diinginkan kehahadirannya dalam budidaya tanaman. hama dan penyakit tanaman adalah semua jenis organisme pengganggu tanaman yang dapat menimbulkan kerusakan fisik yang dianggap merugikan dan tidak diinginkan kehadirannya dalam kegiatan bercocok tanam. dalam dunia pertanian istilah hama sering dikonotasikan sebagai organisme pengganggu tanaman yang kasat mata, yaitu hewan. misalnya adalah hama kutu, belalang, burung dan lain sebagainya. sementara penyakit sering diartikan sebagai bentuk kerusakan fisik tanaman yang disebabkan oleh organisme tidak kasat mata, yaitu bakteri dan jamur. namun sayangnya, hingga saat ini banyak diantara kita masih menganggap pestisida sintetis kimia adalah satu-satunya solusi untuk melindungi tanaman dari kerusakan. padahal penggunaan pestisida kimia memiliki dampak yang buruk terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. pestisida kimia jika digunakan secara terus menerus dan tidak terkendali dapat menyebabkan resistensi hama terhadap suatu bahan aktif pestisida. lebih parahnya lagi, aplikasi pestisida kimia dapat menimbulkan resurjensi hama, yaitu peledakan atau peningkatan populasi hama secara cepat. untuk menyelamatkan manusia dan lingkungan dari efek negatif pestisida kimia maka diperlukan sebuah konsep pengendalian hama yang sehat dan ramah lingkungan yang dikenal sebagai sistem pengendalian hama terpadu (pht) Konsep pengendalian hama dan penyakit tersebut harus sehat dan ramah lingkungan yang dikenal sebagai sitem Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Pengendalian Hama Terpadu (PHT) – adalah suatu konsep atau cara berpikir dalam upaya pengendalian yang dipadukan dalam satu-kesatuan utuk mencegah kerusakan tanaman dan timbulnya kerugian secara ekonomi serta mencegah kerusakan lingkungan dan ekosistem. Perlunya memahami perawatan dalam tanaman yang diusahakan agar mendapatkan hasil yang maksimal atara lain adalah Ada banyak jenis tanaman yang mudah dalam perawatannya. Namun, dalam proses perawatan masih saja ada hama yang mengganggu. Bukan tidak mungkin tanamanan akan rusak hingga mati bila hama-hama yang mengganggu tidak segera di basmi. Tak sedikit hama yang bakal menggagu tanaman apabila jarang merawat tanaman, mulai dari jamur, serangga, semut dan aneka hama lainnya dapat menyerang tanaman. Oleh karena itu penting mengetahui cara merawat tanaman apabila ada hama yang mengganggu Salah satu hama yang tanpa disadari dapat mengganggu perkembangan tanaman yakni salah satunya adalah semut. Walaupun kehadirannya secara kasat mata tidak membahayakan tanaman, semut bisa menjadi hama yang secara tidak langsung mengganggu produktivitas tanaman. Bisa diperhatikan pada tanaman kita yang diusahakan akan dapat terganggu bila ada semut. Contohnya jika berada di pohon/tanaman buah, semut akan menyulitkan proses pengambilan buah. Semut biasanya tidak menyerang tanaman secara langsung. Akan tetapi serangga-serangga kecil seperti kutu daun atau kutu putihlah yang dapat merusak tanaman. Selain itu semut juga sering membuat sarang di dalam tanaman dan itu sangatlah mengganggu. Keberadaan semut juga bisa menjadi tanda adanya masalah lain pada tanaman, dan mungkin saja membuatnya menjadi lebih parah jika dibiarkan. Selanjutnya bagaimana caranya melakukan pengendalian hama dan penyakit harus sehat dan ramah lingkungan tersebut yang diakibatkan dengan adanya keberadaan semut didalam tanaman kita yang menjadi penyebabnya kegagalan usaha kita. Untuk mengatasi hal tersebut pada kesempakatan ini agar tanaman kita dapat berkembang dan dapat umbuh dengan baik tidak terserang hama dan penyakit, maka perlu mewaspadai dengan keberadaan semut tersebut harus diusir dari tanaman kita. Adapun cara mengusir semut sebut tersebuat adalah; Menggunakan kulit jeruk; Semut tidak suka jeruk. Pertama-tama, peraslah kulit jeruk ke tanaman hingga sarinya menyembur keluar untuk membantu mengusir semut. Untuk membuat pengusir semut dengan jeruk yang lebih kuat, rebus sejumlah kulit jeruk dalam air selama 15 menit. Haluskan kulit jeruk dan air dalam food processor lalu tuangkan campuran tersebut ke sekeliling tanaman. Larutan sabun buatan, Buatlah larutan sabun sendiri dengan 1 sendok teh sabun cuci piring cair dalam 1 liter air hangat. Sabun yang mengandung minyak peppermint akan sangat efektif. Setelah selesai, semprotkan pada tanaman. Menebar rempah-rempah, Rempah-rempah seperti kayu manis, cengkeh, bubuk cabai, bubuk kopi, atau daun teh mint kering dapat disebarkan di sekitar pangkal tanaman juga dapat mengusir semut. Meletakkan tanaman yang dibenci semut, Menurut situs the Practical Planter, kita juga dapat meletakkan beberapa varietas tanaman yang dapat mengusir semut. Kuncinya adalah aroma. Mereka mengandalkan bau untuk berkomunikasi satu sama lain dan menemukan rute baru ke sumber makanan. Meletakkan beberapa tanaman aromatik yang bisa dipelihara, seperti lavender, mint dan rosemary. Demikian naskah ini saya buat semoga bermanfaat bagi kita semua. Ditulis oleh : Dalmadi BBP2TP Bogor Sumber : Balitbangtang, http://indeks.kompas.com Nabilla.Tashandra dan Berbagai media elektronik (Internet) lainnya Gambar : Nabilla.Tashandra kompas.com maupun media elektronik Lainnya