Setelah berbicara tentang bagaimana mendapatkan benih yang baik, maka selanjutnya hal yang perlu dilakukan dalam membudidaya cabai merah adalah penyemaian. Tahap persemaian dilakukan untuk mempersiapkan tanaman yang sehat, kuat dan seragam sebagai bahan tanam yang akan dipindah ke lapang. Faktor yang berpengaruh dalam persemaian cabai adalah kualitas media persemaian yaitu yang mampu mencukupi kebutuhan air dan unsur hara, ruang untuk akar dan menyokong pertumbuhan tanaman. Adapun lokasi persemaian harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : Tempat harus bersih dan aman dari hama, penyakit dan gulma pengganggu. Harus tersedia/dekat dengan sumber air. Mudah dalam pengawasan. Untuk lahan seluas satu hektar membutuhkan benih cabai merah sekitar 1 - 2 kg. Sebelum menjadi bibit, benih cabai merah harus disemaikan terlebih dahulu. Sebaiknya tempat penyemaian diberi naungan agar terhindar dari teriknya sinar matahari langsung, terpaan angin dan derasnya hujan agar bibit cabai merah dapat tumbuh dengan baik. Ada beberapa tehnik persemaian yang umum dilakukan seperti teknik persemaian cabe adalah system steril pro/pengecambahan dan teknik semai tabur. Akan tetapi, penyemaian cabai merah yang biasa di lakukan petani di Kecamatan Rumbia ini adalah dengan teknik semai tabur karena untuk menekan biaya. Persemaian benih cabai merah dilakukan dengan cara tabur menyiapkan lahan yang berbentuk bedengan dengan tanah dicacah halus serta ditambah pupuk organik / kompos yang sudah difermentasi lebar bedengan sekitar 120 Cm dan panjang disesuaikan. Kemudian dibuat garis-garis dengan jarak 5-7cm untuk tempat tabur benih. Setelah lahan semai siap tabur benih di garis-garis bedengan yang sudah disiapkan kemudian tutup tipis benih dengan tanah yang diampur kopos, tutup benih di lahan semai dengan karung setelah 3-4 hari di buka baru dikasih naungan plastik agar benih tidak terkena sinar matahari langsung. Untuk menjaga kelembaban media tanam maka sebaiknya di siram setiap pagi dan sore. Setelah 2 minggu bibit cabai merah akan mulai tumbuh bahkan biasanya tanda-tanda pertumbuhan dapat terlihat pada hari ke 3-4 setelah benih disemai. Ketika bibit menunjukkan pertumbuhan daun sebanyak 4-6 helai (kira-kira berumur 1 bulan), maka bibit cabai merah sudah bisa dipindah tanam ke lahan yang lebih luas. Penyemaian menjadi salah satu faktor penting dalam budidaya . Jika penyemaian dan pemeliharaan bibit dilakukan dengan benar, maka kasus kerugian akibat gangguan hama maupun penyakit dapat dihindari. Penulis : Nety Sumber : Berbagai Sumber