Loading...

PERSIAPAN TANAM KEDELAI

PERSIAPAN TANAM KEDELAI
PERSIAPAN TANAM KEDELAIRencana tanam kedelai akan dilakukan di kelompok tani Mugi Rahayu desa Tangkisan, kecamatan Mrebet. Materi yang dibahas tentang kegiatan akan dilakukan dalam upaya budidaya kedelai. Lahan yang akan dipakai disepakati di tempat salah satu pengurus kelompok yang letaknya strategis, dekat dengan pinggir jalan, sehingga mudah dijangkau untuk pembelajaran bersama.Kondisi geografis di kelompok tani Mugi Rahayu lahannya agak miring. Dalam setahun paling bisa menanam padi sekali saja, sisanya tanam palawija jagung dan bero atau tidak ditanami. Itupun tidak semua lahan bisa tanam 2 kali dalam setahun. Ada lokasi tertentu yagng hanya bisa menanam hanya satu musim saja karena lokasinya yang jauh dari sumber air sehingga lahanya bersifat tadah hujan.Dengan adanya bantuan stimulan dari Pemerintah dalam hal ini Kementrian Pertanian melalui Dinas Pertanian berupa benih kedelai, komplit dengan pupuk dan inokulum Rhizobiumnya maka petani di kelompok tani desa Tangkisan kecamatan Mrebet bersemangat untuk menanamnya. Karena seperti yang sudah diketahui bersama bahwa tanaman kedelai lebih membutuhkan sedikat air dibanding jagung apalagi padi, sehingga dengan menanam kedelai diharapkan mampu mengoptimalkan lahan pertanian di desa Tangkisan sehingga mampu meningkatkan pendapatan para petaninya.Sebelum malakukan budidaya kedelai sebaiknya dilihat dulu sejarah lahannya sudah pernah ditanami kedelai atau belum. Jika sudah itu kapan, berapa tahun yang lalu. Jika belum maka perlu dilakukan inokulum Rhizobium di lahan atau benihnya. Meskipun sudah pernah diatanami kedelai tapi sudah lebih dari 5 tahun maka sebaiknya tetap dilakukan inokulum Rhizobium, karena dikhawatirkan Rhizobiumnya sudah punah dimakan oleh lekangnya waktu.Untuk mengetahui keberadaan Rhizobium disekitar lahan sebenarnya ada cara yang sangat sederhana, yakni cukup membuat tugalan lubang tanam sedalam 5 sampai 8 cm, lalu biarkan semalaman. Keesokan harinya coba dicek, kalau ada bekas lamatnya atau yang mirip selaput putih, berarti hal itu menunjukkan kalau disekitar lahan tersebut terdapat Rhizobium. Banyak sedikitnya lamat yang ada juga bisa dijadikan sebagai pertimbangan mengenai jumlah dosis inokulum Rhizobium yang nantinya akan diberikan.Cara sederhana lainnya adalah dengan mengambil sebagian tanah dari lahan yang baru saja ditanami kedelai. Karena baru ditanami kedelai hampir dipastikan kalau di lahan tersebut banyak spora Rhizobium yang bisa dijadikan sebagai laru atau inokulum alami. Ambil tanah di bagian permukaan saja dengan kedalaman sekitar 5 sampai 8 cm sesuai kedalaman akar kedelai, cukup sebanyak satu ember kecil saja, sudah bisa untuk menginokulasi lahan seluas 0,2 hektar dengan cara disebar secara merata.