Loading...

Persyaratan Mengelola Usaha Pembibitan Sapi Potong

Persyaratan Mengelola Usaha Pembibitan Sapi Potong
Kebutuhan permintaan daging sapi terus mengalami peningkatan, tentunya perlu diimbangi dengan ketersediaan sapi potong sepanjang waktu. Artinya peluang usaha pembibitan sapi potong dapat menjadi alternatif pilihan usaha budidaya sapi potong. Peluang usaha pembibitan sapi potong masih terbuka bagi petani ternak perorangan maupun kelompoktani yang mengelola usahatani sapi potong. Untuk menghasilkan bibit sapi potong berkwalitas petani pengelola usaha sapi potong harus mau dan mampu memenuhi persyaratan standard mengelola usaha pembibitan sapi potong. Beberapa persyaratan yang harus mau dan mampu dilakukan petani pengelola usaha pembibitan sapi potong meliputi 1) Bibit, 2) lahan dan lokasi, 3) air dan sumber energi, 4) Bangunan, 5). Alat dan Mesin Peternakan dan Kesehatan Hewan1. Bibit sapi potongBibit merupakan salah satu faktor yang ikut menentukan keberhasilan pengembangan usaha sapi potong. Karena itu sapi potong yang akan digunakan sebagai bibit harus memenuhi persyaratan mutu yang dianjurkan. Direktorat Perbibitan Ternak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian.yang disampaikan dalam Pedoman Pembibitan Sapi Potong yang dimaksudkan pembibitan sapi potong adalah harus memenuhi persyaratan mutu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 2. Lahan dan lokasiLokasi yang akan digunakan untuk tempat pembibitan sapi potong harus memenuhi persyaratan persyaratan lokasi sebagaimana berikut a) harus berada di wilayah yang sesuai Rencana Tata Ruang Daerah, b) harus memperhitungan keamanan pencemaran lingkungan, c) harus di wilayah daerah yang dinyatakan bebas penyakit menular, d) harus berada di wilayah daerah yang berpotensi sebagai sumber bibit sapi potong, e) harus mudah dijangkau atau diakses dengan kendaraan. 3.Air dan Sumber EnergieLokasi yang digunakan sebagai lahan pembibitan sapi potong harus tersedia cukup air standard baku berkwalitas. Selain air energy juga diperlukan di lokasi lahan pembibitan sapi potong. Energi digunakan untuk penerangan. 4..BangunanBangunan sangat diperlukan di lahan pembibitan sapi potong berupa bangunan perkantoran dan bangunan perkandangan sapi. Bangunan perkantoran dianjurkan berada dalam satu lokasi pembibitan sapi potong dengan tujuan untuk memudahkan kegiatan management administrasi dan pengolahan data.Bangunan perkandangan sapi potong dapat dipilih model Ekstensif atau model Intensif. Satu lagi kandang yang juga harus tersedia di pembimbitan sapi potong adalah kandang perlengkapan yaitu bangunan kandang yang berfungsi sebagai gudang pakan, gudang peralatan dan garasi dan unit penampungan dan atau pengolahan limbah. Yang perlu diperhatikan dalam membangun kandang adalah tata letak kandang harus berada di lokasi yang kering dan tidak tergenang air saat di musim hujan dan cukup mendapatkan sinar matahari.Persyaratan teknis bangunan kandang sapi juga harus mampu diwujudkan oleh petani pengelola usaha sapi potong diantaranya 1) konstruksi kandang harus kuat; 2) terbuat dari bahan yang ekonomis dan mudah diperoleh; 3) sirkulasi udara dan sinar matahari cukup; 4) drainase dan saluran pembuangan limbah baik serta mudah dibersihkan; 5) lantai rata, tidak licin, tidak kasar, mudah kering, dan tahan injak; dan 6) luas kandang memenuhi persyaratan daya tampung dan memiliki area untuk gerak. 5.Alat dan Mesin Peternakan dan Kesehatan HewanPeralatan kandang yang harus dimiliki oleh petani pengelola usaha pembibitan sapi potong meliputi 1) tempat pakan, tempat minum, sapu lidi dan sekop; 2) alat pemotong rumput; 3) pita ukur, tongkat ukur, buku recording dan formulir pencatatan; dan 4) eartag dan kalung. Nani Priwanti Soeharto PP – BPPSDMP.Sumber Pedoman Pembibitan Sapi Potong Yang Baik Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian 2014