Loading...

PESTISIDA NABATI & INSEKTISIDA ALAMI

PESTISIDA NABATI & INSEKTISIDA ALAMI
Pestisida nabati maupun insektisida alami merupakan salah satu solusi untuk pembasmian hama pada tanaman hidroponik, seperti semut, laba-laba, ulat, dan lain-lain. Pemakaian pestisida organik dan insektisida alami ini tidak bisa digunakan setiap saat, namun hanya bisa digunakan saat benar-benar diperlukan saja. 1. Pestisida Nabati dari Bawang Putih, Kunyit, Lengkuas dan Merica Bahan-bahan: Bawang putih 1 ons, kunyit 1 ons, lengkuas 3 ons, 3 batang dan merica secukupnya. Hama Sasaran: semut, lalat buah, tungau, ulat daun, jangkrik, belalang, laba-laba, kutu, dan lain-lain. Cara Membuat: Tumbuk bahan-bahan yang sudah disiapkan tersebut hingga halus, Campurkan dengan 1 liter air dan didihkan, Setelah mendidih, pindahkan ke dalam mangkok besar atau wadah yang lain, Tambahkan sabun cuci piring secukupnya, Aduk hingga rata dan dinginkan, Sebelum digunakan, saring campuran tersebut agar tidak menyumbat pada semprotan, dan Setelah semua bahan tercampur, didihkan, lalu saring dan simpan pada wadah penyemprot. Aplikasi. Setiap penggunaan 100 cc hingga 200 cc, tambahkan air 3 liter hingga 4 liter. Semprotkan pada tanaman yang terkena hama 2. Insektisida Alami Hama Sasaran: Ulat bulu, keong, cacing, siput, dan hama kecil. Cara membuat : Cari dan ambil serangga yang telah menggerogoti tanaman, Tumbuk serangga tersebut hingga halus dan masukkan ke dalam ember kecil yang berisi air, Diamkan selama 2 hari, dan Sebelum digunakan, saring cairan tersebut dan masukkan ke dalam botol penyemprot. Aplikasi: Semprotkan pada tanaman Anda yang telah digerogoti serangga dan hama, Jenis hama yang sama pasti akan menghindari cairan yang berisi hama tersebut, Bekas tumbukan hama dapat diletakkan mengitari tanaman untuk menghindarkan hama yang sama kembali menyerang, dan Semprotan serangga tanaman ini kurang efektif untuk belalang. 3. Pestisida Nabati dari Bawang Putih dan Cabe Bahan-bahan: 3 siung bawang putih, lombok secukupnya, sepanci air dan ¼ balok sabun. Cara Pembuatan: Kupas 3 siung bawang putih dan campur dengan lombok yang telah disiapkan, Rebus bawang putih dan lombok tersebut ke dalam sepanci air, Tambahkan ¼ balok sabun, aduk hingga merata., dan Diamkan selama 1 hari. Hama Sasaran: cacing, ulat bulu,dan ngengat. Aplikasi: Saring 2 cangkir larutan tersebut sebelum digunakan, Semprotkan pada tanaman yang terserang hama, Bawang putih merupakan insektisida, penolak hama, dan fungisida Lombok merupakan insektisida dan penolak hama, dan Sabun digunakan untuk membantu melekatkan cairan yang disemprotkan pada tanaman dan serangga. 4. Pestisida Nabati dari Daun Pepaya Bahan-bahan: daun pepaya 1 kg (kurang lebih 1 tas plastik besar, 5 liter air, dan 1 sendok sabun. Cara pembuatan: Tumbuk daun pepaya tersebut hingga halus, Campur dengan 1 liter air, Diamkan selama 1 jam, Campurkan kembali dengan 4 liter air, Tambahkan 1 sendok sabun, Setelah daun pepaya dihaluskan diberikan air secukupnya lalu ditambahkan 1 sendok sabun cuci piring. Aplikasi: semprotkan larutan daun pepaya ini pada tanaman yang diserang hama, seperti rayap, ulat bulu, dan hama kecil. 5. Pestisida Nabati dari Daun Talas Cara pembuatan: tumbuk 10 helai daun talas hingga halus dan campurkan dalam 3 liter air. Percikkan ke tanaman menggunakan sapu lidi, dan pastikan seluruh bagian tanaman terkena percikan secara merata untuk memberikan perlindungan maksimal pada tanaman dari serangga. Daun talas cukup efektif untuk membasmi serangga karena mengandung asam lisollic yang akan membunuh serangga seketika. 6. Pestisida Nabati dari Daun Tomat Hama Sasaran. Daun tomat merupakan insektisida alami dan fungisida ringan yang efektif untuk membasmi semut, cacing, ulat bulu, belalang, ngengat, nematode, jamur, lalat putih, dan bakteri pembusuk. Bahan-bahan: 1 kg daun tomat, batang dan buah tomat secukupnya (kurang lebih 1 genggam), air kurang lebih 4 liter, dan ¼ batang sabun. Cara Pembuatan: Masak 1 kg daun tomat ke dalam 2 liter air selama 30 menit, Tambahkan lagi segenggam daun, batang, dan buah tomat, Tambahkan lagi 2 liter air, Aduk hingga merata biarkan selama 6 jam, dan Saring dan tambahkan ¼ batang sabun. Aplikasi: Semprotkan selama 2 hari sekali jika jumlah serangga yang menyerang tanaman cukup banyak. Perlu diwaspadai, bahwa daun tomat merupakan insektisida yang cukup berbahaya bagi manusia. Karena kandungan zat-zat kimia beracun pada daun tomat menjadi lebih aktif lagi setelah dimasak. Oleh karena itu, gunakan sarung tangan dan masker penutup mulut saat menyemprotkan cairan tersebut. 7. Pestisida Nabati dari Daun Tembakau Bahan-bahan: 1 kg daun tembakau, 15 liter air, dan 2 sendok sabun. Cara pembuatan: Rendam 1 kg daun tembakau tersebut ke dalam 15 liter air selama 1 hari 1 malam penuh, Tambahkan 2 sendok sabun yang telah disiapkan, bisa berupa sabun bubuk maupun sabun cair., dan Aduk hingga merata, disaring cairan sebelum digunakan. Aplikasi: pestisida daun tembakau sebaiknya digunakan sebagai alternatif terakhir untuk mengatasi hama dan serangga, karena daun tembakau ini sangat beracun dan berbahaya bagi manusia. Sehingga saat penggunaan dan pembuatannya sebaiknya menggunakan masker dan sarung tangan. Selain berbahaya bagi manusia, semprotan daun tembakau juga dapat membunuh serangga yang berguna juga. Hama Sasaran: keong, ulat bulu, siput, dan virus daun keriting. Jangan gunakan cairan ini untuk terong, lombok, bunga mawar, tomat dan kentang. 8. Pestisida Nabati dari Singkong, Kentang atau Talas Cara Pembuatan: air bekas rebusan singkong, kentang, atau talas yang dicampur dengan air secukupnya. Larutan siap disemprotkan, yang berfungsi untuk menjebak serangga yang menyerang agar menempel di cairan tersebut hingga mati lemas. Cairan ini efektif untuk ulat bulu, lalat putih, dan serangga kecil lainnya. 9. Pestisida Nabati dari Jahe. Cara pembuatan: Segenggam jahe diparut, masukkan ke dalam satu ember air. Aduk hingga merata, dan biarkan selama satu hari. Semprotkan ke tanaman yang rusak untuk mengontrol ulat bulu maupun larva ulat yang menyerang tanaman. Ditulis oleh : DEWI SUSANTI Sumber : bibitbunga.com