Loading...

PETANI DI AMOHALO KELURAHAN BARUGA KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI TERIMA KARTU TANI DAN BANTUAN PUPUK HAYATI CAIR BIO KONVERSI

PETANI  DI AMOHALO KELURAHAN BARUGA KECAMATAN BARUGA   KOTA  KENDARI TERIMA KARTU TANI DAN  BANTUAN PUPUK HAYATI CAIR BIO KONVERSI
Dinas Pertanian Kota Kendari menyelenggarakan kegiatan Launching Kartu Tani dan penyerahan bantuan pupuk cair Bio Konversi kepada petani di Amohalo Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga Kota Kendari pada hari kamis, tanggal 4 Februari 2021, acara tersebut dihadiri oleh Bapak Walikota Kendari Sulkarain Kadir sekaligus melaunching Kartu Tani dan menyerahkan batuan pupuk Cair Bio Konversi. Hadir pula Pimpinan Bank BNI yang memfasilitasi Kartu Tani di Kota Kendari, kepala Jasindo Kota Kendari, Kepala OPD lingkup Kota Kendari, Camat,Lurah Baruga, Babinsa yang bertugas di wilayah Kelurahan Baruga Amohalo, dan para ketua kelompoktani dan anggotanya serta penyuluh pertanian di Kota Kendari. Pada kesempatan ini Walikota Kendari menyerahkan secara langsung kartu tani secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani di kawasan persawahan Amohalo Kelurahan Baruga, selain menyerahkan kartu tani, Walikota juga turut menyerahkan bantuan pupuk hayati cair Bio Konversi. Jumlah kartu tani yang yang terdaftar di Kota kendari sebanyak 1018 lembar, dan yang diterima petani di Kecamatan Baruga sebanyak 207 kartu tani di 22 kelompoktani. Sedangkan bantuan pupuk hayati cair Bio Konversi untuk Kota Kendari berjumlah 12.080 liter. Bantuan Pupuk hayati cair Bio Konversi di kecamatan Baruga yang merupakan bantuan tahun 2020, yaitu sebanyak 1200 liter dengan jumlah kelompok yang menerima bantuan sebanyak 22 poktan untuk luas lahan 300 Ha, yang terdiri dari 16 Kelompok tani lahan sawah dan 6 poktan di lahan kering. Dalam sambutannya, bapak Walikota Kendari Sulkarnain Kadir menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung potensi pertanian di Kelurahan Baruga, dan kehadiran bapak Walikota untuk melihat langsung potensi-potensi pertanian di Kelurahan Baruga” ujar Beliau” Selain itu Walikota Kendari juga mengungkapkan pihaknya melalui Dinas Pertanian tengan mengumpulkan data-data terkait potensi pertanian di Kota Kendari. Data ini nantinya akan digunakan pihaknya untuk mengusul dan mengakses bantuan-bantuan pertanian di Pemerintah Pusat. Sementara itu kepala Dinas Pertanian Kota Kendari Ir.Hj,Siti Ganef,M.Si menguangkapkan bahwa petani di Kecamatan Baruga menerima bantuan Pupuk Hayati cair Bio Konversi sebanyak 1200 liter, yang diberikan kepada 22 Kelompoktani dengan luas lahan 300 Ha. Bertujuan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian khususnya Pertanian organik di kota Kendari yang mana salah satu faktor pendukungnya yaitu adanya pemberian pupuk yang berimbang bersumber dari pupuk Organik, Penggunaan Pupuk cair Bio Konversi cocok untuk segala jenis tanaman, baik tanaman pangan, palawija, tanaman perkebunan, kacang-kacangan, umbi-umbian, sayuran, tanaman buah dan tanaman hias. “Selain bantuan pupuk hayati cair Bio Konversi, petani di Amohalo juga menggunakan pupuk padat berupa Urea, SP36, ZA, NPK dan pupuk petroganik yang disubsidi oleh Pemerintah Pusat. Penebusan pupuk bersubsidi mulai Tahun 2021 Sudah menggunakan Kartu Tani” terang Kadis Pertanian ibu Ir. Hj. St.Ganef,M.Si Kadis Pertanian Ir.Hj. St Ganef, M.Si juga mengungkapkan bahwa untuk Kartu Tani di Kota Kendari di fasilitasi oleh Bank BNI” Nantinya kartu tani ini dapat digunakan dalam transaksi penebusan pupuk bersubsidi melalui mesin Electronic Data Capture (EDC) di pengecer resmi. Langkah ini efektif dalam menyalurkan pupuk bersubsidi agar tepat sasaran” Kartu tani tersebut juga dapat berfungsi sebagai kartu debet dan alat transaksi penjualan hasil panen. Dan dapat juga digunakan para petani untuk dapat mengajukan kredit usaha di lembaga perbankan dan keuangan yang telah ditunjuk oleh pemerintah. “Manfaat lainnya bisa dirasakan oleh para petani ialah kemudahan dalam mendapatkan bantuan sosial maupun subsidi, terutama untuk bidang pertanian dan beberapa program nasional kementerian terkait. Penulis admin Kota Kendari Rosmiati, SP penyuluh Pertanian