Loading...

PETANI MOJORANU MULAI TANAM KEDELAI

PETANI MOJORANU MULAI TANAM KEDELAI
Memasuki bulan Juni tahun 2019, petani kedelai di Desa Mojoranu, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro mulaimelakukan tanam kedelai. Pada tahun ini, ada 2 (dua) desa di Kecamatan Dander yang mendapat bantuan hibah benih kedelai, yaitu Desa Mojoranu dan Ngraseh dengan luas total sebesar 400 ha. Adapun varietas yang diperoleh yaitu anjasmoro, yang mempunyai beberapa keunggulan, antara lain lebih toleran kondisi tanah jenuh air, tidak mudah rebah, polongnya banyak, bijinya besar dan hasinya tinggi.Petani Mojoranu sangat senang dan antusias begitu mendapat kabar jika tahun ini mendapat bantuan benih kedelai. Bantuan ini memang sudah lama diharapkan, mengingat harga benih kedelai sangat mahal dan sudah pasti berlabel. Oleh karena itu, begitu selesai panen padi, para petani segera mulai membuat “palir” (saluran drainase dengan jarak tertentu sesuai kondisi lahan), serta penggunaan mulsa dari jerami.Petani Mojoranu mempunyai keyakinan bahwa ada waktu tanam kedelai yang bagus, yaitu selama bulan Juni dan sebelum tanggal 10 Juli. Diantara rentang waktu tersebut, petani berbondong-bondong ke sawah untuk melakukan proses tanam dengan cara “digejik” (tugal) dengan kedalaman tertentu. Kemudian tiap lubang diisi 3 atau 4 biji kedelai. lalu ditutup dengan tanah tipis atau abu sekam atau abu dapur. Mereka berkeyakinan bahwa tanam di antara waktu tersebut akan meminimalkan terjadinya serangan OPT, sehingga hasil yang diperoleh akan bagus dan tinggi. Semoga pada saat panen nanti harga kedelai juga bagus, sehingga akan meningkatkanpendapatan petani.(ANNA YULI SONIAWATI, STP --- Penyuluh Pertanian Kec. Dander)