Loading...

Peternak Milineal, Kemerdekaan Berkarya!

Peternak Milineal, Kemerdekaan Berkarya!
BPP Kota Agung Timur: Rian Meirdi Aditama (26) tampak sibuk membersihkan bulu bulu empat ekor itik yang sudah dipotong, saat saya anjangsana di rumahnya Pekon Talang Rejo Kecamatan Kota Agung Timur, Jumat (19/02). "Pesanan rumah makan bang, usaha kecil kecilan," selorohnya. Setelah resign sebagai formulator salah satu perusahan pestisida tahun lalu, Rian sapaan akrabnya mulai berwiraswasta. "Lebih bebas dan nyaman bang," tegasnya. Berbagai usaha ia lakoni dari berternak itik, entok, ayam bangkok, tanaman hias, penggilingan kopi hingga pertukangan seperti membuat batako. Semua ia nikmati dalam waktu dan tempat yang sama. "Biar banyak pemasukan bang!" Hasil ternak ditawarkan di warung warung makan terdekat dan terkadang kehabisan barang. Hewan ternak ia kembangkan biakan dari telur. "Mesin penetas sudah kita siapkan bang," ujar lulusan Sarjana Terapan Pertanian Program Studi Produksi dan Manajemen Industri Perkebunan Politeknik Negeri Lampung ini. Telur ayam diternakan sendiri, sedangkan telur itik Riyan dapatkan dari peternak. "Lebih murah kalau kita kembangkan dari telur bukan dari anakan," terangnya. Obrolan kami berlanjut. Rian mengajak saya melihat kandang ternak yang berhadapan dengan gudangnya bekerja. Kandang semua ternak unggas terpisah sesuai jenis dan umur ternak tersebut. "Stock itik besar sudah habis, ini tinggal yang kecil kecilnya, mungkin besok saya mau beli telur itik lagi," terang alumni Polinela tahun 2018 ini. Rian sekali lagi menegaskan walau bergelut dengan kotoran merasa senang, karena bebas berkarya dan mengembangkan kreatifitas dan ide idenya tanpa ada ikatan seperti menjadi karyawan. Oleh Roni Sepriyono, SP (BPP Kotim)