Loading...

PRAKTISNYA BUDIDAYA CABE RAWET UNTUK PETANI

PRAKTISNYA BUDIDAYA CABE RAWET UNTUK PETANI
Para petani Kecamatan Lembah Sabil kabupaten Aceh Barat Daya pada umumnya dalah petani tanaman padi, namun disela – sela musim tanam, maka sebagian petani beralih kemoditi tanaman palawija yang dapat menghasilkan nilai tambah bagi petani dan keluarganya. Adapun komoditi yang yang jadi primadona adalah tanaman Cabe, terutama cabe rawet. Cabe (Cabai) Merupakan tanaman yang berasal dari benua Amerika, Dan tempatnya di daerah peru dan kemudian menyebar ke Negara-negara benua Amerika, Eropa, Dan Asia. Termasuk juga Negara Indonesia, Dan selain di negara indonesia cabe juga tumbuh dan populer sebagai bumbu masakan di Negara-negara asia tenggara lainya.Cabai rawit adalah termasuk bahan bumbu utama dalam memasak. Cabai rawit ini banyak permintaannya, selain itu harganya juga mahal. Cabai rawit Juga tumbuh dan populer sebagai bumbu masakan di Negara-negara Asia tenggara. Cabe (Cabai) Dapat tumbuh baik di dataran tinggi, maupun di dataran yang rendah. Bertanam cabe rawit tersebut dapat memberikan nilai ekonomi yang cukup tinggi apabila diusakan dan bersungguh-sungguh, Jika 1 hektar tanaman cabe (cabai) rawit mampu menghasilkan (8 ton buah cabai rawit) Karena tanaman cabe rawit dapat kita usahakan selama dua setengah tahun selama musim tanam.Panen cabe rawet merupakan kegiatan yang kita nanti – nantikan untuk menikmati jerih payah selama penanaman , produksi cabai rawit hampir sama dengan cabai besar , hanya saja umur cabai rawit lebih lama yaitu 2 – 3 tahun , sehingga produksi cabai rawit lebih tinggi dari pada cabai besar .Cabai rawit dapat dipanen hijau ( muda ) dan dipanen merah atau sudah masak . bila cabai rawit di panen hijau, cabai kelihatan bernas dan berisi .Pemanenan cabai rawit dapat dilakukan 4 – 7 hari sekali atau tergantung pada situasi harga pasaran. Selamat mencoba... ( Agustinawati, SP /BPP Kec. Lembah Sabil)