Loading...

Program Kartu Petani Berjaya di Wilayah BPP Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur

Program Kartu Petani Berjaya di Wilayah BPP Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur
Pada tanggal 6 Oktober 2020, Menteri Pertanian telah meluncurkan Program Kartu Petani Berjaya (PKPB). Kartu tersebut dibuat Pemerintah Provinsi Lampung bekerja sama dengan beberapa stakeholder untuk membantu petani mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan. Dalam sambutannya saat itu Menteri Pertanian menyambut baik program Kartu Petani Berjaya, menurut beliau program tersebut akan meningkatkan kualitas pertanian di Lampung, karena petani lebih mudah untuk mendapatkan akses pengembangan usahanya. Program Kartu Petani Berja merupakan salah satu program andalan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung. Program ini menghubungkan semua kepentingan pertanian dengan tujuan mencapai kesejahteraan petani dan semua pihak yang terlibat dalam proses pertanian secara bersama-sama. Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur, merupakan salah satu wilayah yang melaksanakan program tersebut. Ada 9 Desa dari 12 Desa yang ada di Kecamatan Pekalongan turut berpartisipasi menyukseskan program tersebut. Adapun jumlah kelompoktani 140 dengan jumlah anggota lebih dari 1.600 petani yang mengakses Program Kartu Petani Berjaya tersebut. Sebelum peluncuran PKPB di Propinsi Lampung, dilaksanakan Sosialisasi program dilaksanakan pada bulan Mei dan Juni 2020 oleh Tim dari Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura provinsi Lampung di BPP Pekalongan, kemudian dilanjutkan Bimbingan Teknis untuk Penyuluh Pertanian dan Petani Pelopor pada tanggal 6 Juli 2020. Di Balai Desa Adirejo Kecamatan Pekalongan. Selanjutnya, pada bulan Juli sampai September 2020 dilakukan input data petani peserta PKPB dalam sistem pendaftaran online KPB. Setelah melalui proses input data, petani membuat Kartu Petani Berjaya dan rekening tabungan Bank BNI 46 Metro di tiap-tiap desa. Kartu tersebut juga berfungsi sebagai kartu ATM. Pembuatan dan pembagian KPB dimulai bulan Oktober 2020 sampai dengan Januari 2021. (Tati Purnamawati, Penyuluh Pertanian Kabupaten Lampung Timur)