Loading...

Prolapsus Pada Sapi

Prolapsus Pada Sapi
PROLAPSUS PADA SAPI Prolapsus uteri (broyong) adalah kondisi dimana rahim (uterus) ternak betina keluar dari tubuh pada saat ternak betina tersebut merejan. Prolapsus uteri adalah mukosa uterus keluar dari badan melalui vagina secara total ada pula yang sebagian. Penyebab Prolapsus Uteri: Ternak selalu dikandangkan. Tingginya hormon estrogen. Tekanan intra abdominal saat berbaring Kelainan genetik. Ternak di kandang dengan bagian belakang lebih rendah daripada bagian depan. Menurut Toeliehere (1985) Prolapsus uteri sering terjadi pada sapi yang sudah sering partus dan hewan yang telah berumur tua dan makanan yang kurang baik selama hewan itu dipelihara dalam kandang, menyebabkan keadaan ligamenta penggantung uterus menjadi kendor, lemah dan tidak cepat kembali ke posisi sebelum bunting. Tindakan pencegahan prolapsus uteri Membuat desain lantai kandang yang tidak terlalu miring. Ternak di exercise (ternak di umbar). Kontrol manajemen pakan sehingga ternak yang bunting tidak mengalami kegemukan Jangan memelihara ternak yang pernah mengalami kejadian prolaps vagina atau rektal pada saat bunting. Penanganan prolapsus uteri Penanganan secara teknis yaitu dengan menempatkan ternak pada kandang dengan kemiringan 5 –15 cm lebih tinggi dari bagian belakang. Penanganan prolapsus dipermudah dengan handuk atau sehelai kain basah. Uterus dipertahankan sejajar vulva sampai datang bantuan. Uterus dicuci bersih dengan air yang dibubuhi antiseptika sedikit. Uterus direposisi. Sesudah uterus kembali secara sempurna ketempatnya. Dilakukan jahitan pada vulva . Jahitan vulva dibuka dalam waktu 24 jam. Dalam waktu tersebut servik sudah menutup rapat dan tidak memungkinkan terjadinya prolapsus. Penyuntikan antibiotik secara intramuskuler diperlukan untuk membantu pencegahan infeksi uterus. Prinsip dasar penanganan kasus ini adalah mengembalikan organ yang mengalami prolaps ke posisi normalnya