Loading...

Proses Pembuatan POC Biourine

Proses Pembuatan POC Biourine
Pengunaan teknologi pemanfaatan bio urine sapi sudah diterapkan BPTP Balitbangtan Kepulauan Riau pada petani kooperator BPTP Balitbangtan Kepulauan Riau salah satunya yaitu bapak Andi Purwanto yang merupakan ketua Kelompok Tani Tunas Jaya di Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau. Berikut komposisi bahan, proses pembuatan dan hasil laboratorium yang digunakan dalam pembuatan biourine. Komposisi Bio-Urine (a) Urine sapi 200 liter, b) Tanaman Physalis 5 kg, c) Gula merah 5 kg, d) Garam tanpa yodium 2 kg, e) Kotoran sapi 10 kg, f) EM4 Tanaman 1 Liter, g) EM4 Perikanan 0,5 liter, g). Daun sukun 5 kg Proses Pembuatan Bio – Urine (1) Timbang semua bahan sesuai dengan kebutuhan masing-masing; (2) Urine ternak sebanyak 200 liter dimasukkan kedalam drum plastik; (3)Tanaman physalis dan daun sukun digiling sampai halus, setelah halus masukkan gilingan tanaman physalis dan daun sukun kedalam drum berisi urine;(4) Larutkan gula merah dan garam;(5) Setelah semua bahan tercampur, selanjutnya aduk sampai rata dan drum ditutup rapat; (6) Fermentasikan selama 14 hari, larutan substrat biourine harus dipompa menggunakan pompa mesin akuarium selama 4 jam sehari dan tutup kembali drum dengan rapat. Proses ini dilakukan selama 14 hari; (7) Setelah 14 hari urine langsung disaring dan lakukan aerasi menggunakan aerator gelembung selama 5 jam sehari selama 14 hari. Tujuannya untuk menurunkan kandungan amoniak dalam larutan; (8) Biourine siap digunakan. Penyusun : Sad Hutomo Pribadi Sumber : Artikel dari Jonri Suhendra BPTP Kepulauan Riau Sumber gambar :BPTP Kepri