Loading...

Pupuk Organik Cair Dari Kulit Kopi

Pupuk Organik Cair Dari Kulit Kopi
Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu daerah penghasil kopi. Pada saat panen raya, kulit kopi sering terbuang begitu saja di pinggir jalan sehingga menyebabkan bau busuk yang menyengat. Padahal berdasarkan Pusat Penelitian Kopi Kakao (2004), menyatakan bahwa kadar C-organik kulit buah kopi adalah 45,3 %, kadar nitrogen 2,98 %, fosfor 0,18 % dan kalium 2,26 %. Oleh karena itu salah satu pemanfaatan limbah kulit kopi dapat digunakan sebagai bahan utama Pupuk Organik Cair (POC). Salah satu manfaat POC kulit kopi adalah sebagai perangsang pertumbuhan generatif pada tanaman. Sehingga tidak disarankan untuk mengaplikasikan POC kulit kopi saat tanaman masih berada pada fase vegetatif. Pengaplikasian POC kulit kopi saat fase vegetatif dapat menyebabkan tanaman tersebut mati ataupun kerdil. Adapun alat, bahan, dan cara pembuatannya adalah sebagai berikut : ALAT : Timba Jarigen/Wadah Tertutup Alat Pengaduk Gelas Ukur Saringan BAHAN : Kulit Kopi 4 Kg Air 16 Liter Telur 1 Biji CARA MEMBUAT : Siapkan bahan dan wadah kapasitas 20 liter untuk tempat fermentasi. Masukkan semua bahan ke dalam wadah 20 Bahan pertama dimasukkan adal AIR, kemudian diikuiti dengan KULIT KOPI dan TELUR yang telah dikocok. Tutup rapat wadah tersebut agar fermentasi berjalan sempurna. Fermentasi dilakukan selama 4-5 hari. Wadah diletakkan di tempat kering dan tidak terpapar sinar matahari langsung. CARA MENGAPLIKASIKAN : Setelah Kulit Kopi terfermentasi, langkah selanjutnya adalah menyaring/memisahkan kulit kopi dengan air nya. Kulit kopi yang telah disaring bisa dicampurkan ke kotoran hewan untuk menjadia pupuk kandang . Kemudian untuk air saringan diwadahi di botol-botol. Dosis jika disemprotkan : 10 ml POC + 2-3 Lt Air Dosis jika dikocorkan : 10 ml POC + 1-2 Lt Air PERHITUNGAN BIAYA : Kulit Kopi = Gratis Air = Gratis Telur = Rp 1.500,- (+) Rp 1.500,- Dari perhitungan tersebut diketahui bahwa 4 Kg Kulit Kopi bisa digunakan hingga 228x penyemprotan dengan menggunakan knapsprayer 14 liter. Ditulis Oleh : Devi Ryana Wachisbu, S.P