Loading...

Pupuk Organik Plus

Pupuk Organik Plus
PUPUK ORGANIK PLUS APAKAH PUPUK ORGANIK PLUS ? Pupuk organik adalah unsur penyubur tanah terbuat dari kotoran ternak feses, urine yang diolah secara sederhana sehingga tidak berbau. Mengapa lebih baik memakai pupuk organik plus ? Karena : Nilai Penggunaannya Ekonomis Sebagai sumber hara tanaman yang ketersediaannya terbatas dalam tanah sehingga dengan menggunakan pupuk organik plus akan meningkatkan produktivitas lahan. Tingkat Keasaman tanah akibat pemberian pupuk kimiawi cepat diturunkan. Meningkatkan kandungan bahan organik Meningkatkan daya ikat air dan pori-pori tanah dengan tingkat kegemburanya. PENGOLAHAN PUPUK ORGANIK 1. Bahan yang diperlukan a. Kotoran Ternak 1000 kg b. Abu Dapur 100 kg c. Serbuk gergaji 50 kg d. Probiotik 2,5 kg e. Kalsit 20 kg 2. Cara Pembuatan sebagai : a. Semua bahan dicampur diaduk sampai homogeny didiamkan selama 1 minggu b. Kemudian tumpukan dibalik dan diaduk merata untuk menambah suplai oksigen lalu dipindahkan ke lokasi kedua, diharapkan peningkatan suhu sampai 70⁰C. c. Pada lokasi ke dua didiamkan selama 3 minggu dilakukan pembalikan setiap minggu sekal setelah itu dipindahkan ke lokasi d. ketiga dan dibiarkan selama 1 minggu. e. Kemudian pupuk organik plus sudah matang dengan warna coklat kehitaman, bertekstur remah dan tidak berbau. f. Pupuk organik plus diayak atau disaring untuk memperoleh bentuk seragam dan memisahkan dari batuan, potongan kayu dan lainnya. g. Pupuk organik plus diap dikemas dan dipergunakan sebagai pupuk organik. KEUNTUNGAN MEMAKAI PUPUK ORGANIK PLUS Pupuk organik Plus saat ini telah menjadi komoditas baru karena mempunyai keunggulan seperti : Proses pengomposan dapat di percepat . Dapat diproduksi secara masal menjadi kemasan ekonomis. Dapat meningkatkan kualitas pupuk organic. Meningkatkan perluasan penggunaan lahan marginal menjadi lahan produktif sehingga menunjang swasembada dan ketahanan pangan. Memutus daur ulang kuman/hewan parasitic dan kuman pathogen yang sering ada pada kotoran ternak yang dapat menjangkit pada ternak maup[un pada manusia. Menyerap tenaga kerja pedesaaan dan menghemat pengeluaran. CARA PEMAKAIAN Tanaman padi 1 -2 ton/ha diberikan sebelum tanam atau setelah pengolahan tanah dengan cara ditabur. Tanaman horticultural diberikan pada saat sebelum tanam atau saat tanam dengan sistim larikan disekitar tanaman. Tanaman perkebunan diberikan 2,5 – 5 kg/pohon diberikan disekitar perakaran. Oleh : Ari Sulistyorini, SP. THL TBPP Kec. Ngadirojo