Loading...

Ragam Jenis Pakan pada Pembibitan Sapi Potong

Ragam Jenis Pakan pada Pembibitan Sapi Potong
Pakan utama sapi potong termasuk pembibitan sapi potong adalah hijauan pakan ternak identik dengan serat kasar. Hijauan pakan ternak yang diberikan pada sapi potong bibit berupa hijauan pakan segar terdiri dari beragam jenis rumput unggul dan rumput lapangan, daun daunan, limbah pertanian dan limbah industri pertanian.. Pakan sapi bibit tidak begitu membutuhkan pakan yang bergizi tinggi. Namun untuk sapi bunting yang pedetnya akan digunakan untuk bibit, perlu diperhatikan pemberian pakan ternaknya. Pada kebuntingan minggu ketiga terakhir dan masa laktasi, induk sapi membutuhkan pakan berkwalitas cukup untuk pertumbuhan janin calon pedet. Bahan pakan sapi potong calon bibit Pakan yang diberikan pada sapi ada dua macam yaitu hijauan pakan ternak dan pakan penguat.. Hijauan pakan ternak berupa hijauan segar yang berasal dari rumput alam dan budidaya, leguminosa, dan limbah pertanian, hijauan pakan ternak segar yang diolah menjadi silage serta hijauan kering dikenal dengan nama hay.dan jerami kering limbah padi.Kualitas hijauan pakan ternak ditentukan oleh jenis hijauan, umur, dan bagian tanaman yang dimakan sapi potong calon bibit. semakin tua umur tanaman kualitas hijauan pakan ternak semakin rendah. Pakan penguat berupa konsentrat merupakan pakan yang mengandung sumber protein dan atau sumber energi. Pakan konsentrat tidak boleh mengandung bahan pakan berupa darah. Pakan yang berasal dari pabrik harus berlabel dan mempunyai no pendaftaran. Pakan penguat yang membuat sendiri harus memenuhi kandungan gizi pakan.Pemberian pakan pembibitan sapi potong sangat tergantung masa periode sapi potong, masa peset, sapi dara, sapi bunting, kering dan laktasi. Secara umum pemberian hijauan pakan ternak dan limbah pertanian 10 % berat badan sapi.potong calon bibit. Pakan tambahan diberikan 1-2 % dari berat badan.sapi calon bibit. Pakan yang diberikan pakan pada pedet diutamakan pakan tambahan konsentrat dari pada hijauan pakan ternak. Sapi potong periode menyusui membutuhkan 25 % hijauan pakan ternak dan pakan penguat konsentrat. Silase Hijauan Pakan Ternak OlahanMusim kemarau seringkali menghantui petani pengelola usaha sapi potong disebabkan makin menipisnya ketersediaan hijauan pakan ternak. Salah satu solusi yang ditawarkan pada petani pengelolausaha pembibitan sapi potong menggunakan silage sebagai bahan pakan sapi potong pembibitan di musim kemarau. Silage adalah pengawetan hijauan pakan ternak denga menggunakan proses fermentase. Beragam hijauan pakan ternak dapat dibuat silase diantaranya rumput, limbah pertanian seperti daun jagung, limbah industri pertanian. Keuntungan pembuatan silase 1) dapat memanfaatkan hijauan atau limbah pertanian yang melimpah dimusim panen, 2) tidak banyak daun yang terbuang, 3) silase lebih mudah dicerna dibandingkan amoniase atau hay. Kelemahan dari silase dibutuhkan biaya pembuatan silo tempat penyimpanan silase dan membutuhkan biaya tenaga kerja pada saat musim panen.Silase mempunyai aroma dan citarasa yang khas, karena itu pemberian pakan silase pada sapi potong pembibitan harus memperhatikan respon sapi potong dengan tahapan proses sebagai berikut 1) pengambilan silase harus ekstra hati hati dan harus cepat cepat segera ditutup agar udara tidak masuk, 2) membuat silo sesuai kebutuhan artinya sekali ambil silase habis, 3) pemberian silo pada sapi potong calon bibit harus diangin anginkan terlebih dahulu, 4) jika sapi potong belum terbiasa pemberian silase dikenalkan terlebih dahulu sedikit demi sedikit dicampur hijauan pakan ternak segar, selanjutnya dilakukan pengurangan hijauan pakan ternak bertahap dan setelah sapi potong terbiasa dengan silase pemberian silase diberikan secara murni tanpa campuran hijauan pakan ternak. Pemberian silase diberikan sesuai kebutuhan harian sapi potong.. Formula Ransum sapi potong calon bibitPemberian pakan sapi potong calon bibit harus memperhitungkan kebutuhan gizi pakan yang diperlukan sapi potong. Pem berian pakan berkwalitas dengan biaya pakan murah bila petani pengelola usaha pembibitan sapi potong mau dan mampu memanfaatkan beberapa bahan baku pakan yang ada di lingkungan lokasi kandang. Teknologi yang dianjurkan Loka Penelitian Sapi Potong Grati mengacu pada pola LEISA yang memanfaatkan bahan pakan lokal potensial secara optimal dan mengurangi bahan pakan yang berasal dari luar daerah biasanya berharga mahal. Pemberian pakan seimbang berkwalitas harus menjadi acuan bagi petani pengelola usaha pembibitan sapi potong yaitu menggunakan bahan baku p akan lokal seperti limbah jagung, bungkil kedele, tepung ikan dan rumput lapang atau rumput unggul yang sudah dibudidayakan di lingkungan sekitar kandang. Disaat musim kemarau sulit ketersediaan hijau pakan alternatif pilihan menggunakan silase. Nani Priwanti SoehartoSumber 1. Petunjuk Teknis Pemeliharaan dan Penyapihan Pedet Sapi Potong, Loka Penelitian Sapi Potong Grati Pasuruan , Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian 2012 2. Pedoman Pembibitan Sapi Potong Yang Baik. Direktorat Perbibitan Ternak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian 2014. 3.. Yenni Yusriani, Pengawtan Hijauan Pakan Dengan Cara Silase Untuk Pakan Ternak Ruminansia Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Aceh, 2016