Pemupukan adalah salah satu cara untuk mempercepat pertumbuhan tanaman dan meningkatkan produksi tanaman dengan relatif cepat, serta menyuburkan media tanah yang digunakan. Bukan hanya menyuburkan, dan meningkatkan produksitivitas tanaman jagung. Memupuk juga akan membantu menghambat hama dan pertumbuhan penyakit pada tanaman jagung dengan tepat. Sebelum melakukan pemupukan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan mengenai dosis pemberian pupuk tanaman jagung musim kemarau dan musim hujan. Cara Pemupukan: Pemupukan tanaman jagung manis saat musim kemarau, pemakaian pupuk Za dilakukan lebih banyak dibandingkan dengan Urea. Dikarenakan akan menghambat resiko terhadap penyakit. Untuk melakukan pemupukan, dilakukan pencampuran merata hingga homogen dengan dosis yang ditentukan. Setalah itu, cara pemberiannya dilakukan dengan penglubangan sedikit hanya beberapa cm. Lalu diaplikasikan pupuk tersebut dan tutup dengan media tanah agar tidak menguap dan disiram hingga merata. Unsur hara dan nurtisi tambahan dapat disuplai melalui pemupukan. Dengan begitu, tanah yang tadinya kurang atau tidak ada sama sekali unsur hara dan nutrisi menjadi memiliki unsur hara dan nutrisi. Kedua hal ini sangat dibutuhkan oleh tanaman jagung manis untuk pertumbuhannya. Dapat mengoptimalkan pertumbuhan, kualitas jagung manis, perkembangan tanaman jagung manis, dan hasil panen yang akan didapatkan lebih banyak. Dan yang terakhir adalah dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung manis. Diantara begitu banyak jenis pupuk yang ada, hanya tiga pupuk yang paling dibutuhkan oleh tanaman jagung manis. Ketiga pupuk tersebut merupakan pupuk NPK atau pupuk nitrogen, pupuk fosfor, dan pupuk kalium. Setiap pupuk tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda. Untuk pupuk nitrogen atau pupuk N memiliki fungsi untuk pertumbuhan jaringan tanaman. Pupuk fosfor atau pupuk P memiliki fungsi untuk pembentukan bunga serta biji. Dan yang terakhir adalah pupuk kalium atau pupuk P yang berfungsi sebagai aktivator dan berperan dalam fotosintesis. Apabila tanaman jagung manis kekurangan ketiga pupuk tersebut, akibat yang akan ditimbulkan adalah tanaman jagung manis akan mengalami cacat fisik, terserangan hama atau penyakit, serta juga dapat mengalami kematian. Untuk itulah, cukupilah kebutuhan tanaman jagung manis akan pupuk NPK supaya pertumbuhan tanaman jagung manis dapat berjalan dengna baik. Selain ketiga pupuk tersebut, ada beberapa pupuk lagi yang dapat diberikan pada tanaman jagung manis seperti pupuk kandang dan pupuk buatan atau pupuk anorganik. Eli Kurniawati, SP. Penyuluh Pertanian BPP.Bungah