Loading...

Sekolah Lapang (SL) Cara Membuat Pupuk Organik Dari Kotoran Sapi dengan Microbacter Alfaafa 11

Sekolah Lapang (SL) Cara Membuat Pupuk Organik Dari Kotoran Sapi  dengan Microbacter Alfaafa 11
Dalam menjalankan budidaya tanaman, pertumbuhan sebagai ciri kelangsungan hidup menjadi faktor penting dalam kesuksesan budidaya. Proses pertumbuhan tanaman didukung oleh berbagai aspek salah satunya ialah pupuk. Sebagai sumber nutrisi yang dibutuhkan oleh tumbuhan, pemilihan pupuk tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Adapun jenis pupuk yang baik bagi tanaman ialah pupuk organik. Terbuat dari materi berunsur makhluk hidup sehingga baik untuk kesuburan tanah secara alami. Salah satu bahan yang digunakan untuk membuat pupuk organik ialah kotoran sapi. Bahan yang mudah diperoleh ini tidak bisa langsung menjadi pupuk tetapi harus dicampur dengan senyawa lain yaitu Microbacter Alfaafa 11. Melalui Sekolah Lapang (SL) yang dilaksanakan di Kelompok Lombongo Berjuang Desa Lombongo, yang di hadiri 10 org anggota poktan yang mempraktekkan Cara Membuat Pupuk Organik Dari Kotoran Sapi Dengan Microbacter Alfaafa 11. Adapun bahan yag disediakan adalah : 50 – 60 kg Kotoran sapi Microbacter Alfaafa 11 Gula pasir 100 – 120 liter Air 40 kg Jerami padi Langkah Kerja Mengolah kotoran sapi Kotoran sapi yang biasa menyatu dengan jerami diaduk sambil disemprot dengan Microbacter Alfaafa 11 yang telah aktif secara merata. Jika kotoran sapi terpisah dengan jerami, akan lebih baik jika jerami dicacah terlebih dahulu. Jika tidak memiliki jerami, Anda dapat menggantinya dengan sekam dan serbuk kayu gergaji. Jika Anda merasa kurang baik dalam menyemprot Microbacter Alfaafa 11 sambil mengaduk, Anda dapat melakukan cara alternatif. Yaitu dengan menghamparkan sedikit kotoran sapi lalu menyemprot permukaannya secara rata kemudian menambahkan kotoran sapi di atas permukaannya. Lapisan kotoran sapi ini terus disemprot dan ditambahkan kotoran lainnya hingga habis. Perlu diketahui bahwa dalam mengambil kotoran sapi Anda harus memilih yang lebih lama dahulu. Hal ini dikarenakan kotoran sapi yang dibiarkan dalam jangka waktu lama akan lebih cocok digunakan sebagai pupuk kandang. Maka Anda harus mengatur penempatan kotoran sapi lama menjadi lebih mudah terjangkau untuk diambil sebagai kotoran sapi dari pada kotoran sapi baru Menyimpan pupuk Selanjutnya setelah pencampuran selesai, lakukan pengisian dalam karung dan disimpan dengan tertutup dan rapat sedikitnya selama 4 hari. Jika diletakkan di atas tanah, Anda dapat langsung menutupnya dengan terpal atau plastik. Setelah 4 hari periksa jika kotoran sudah tidak berbau, mudah hancur, berwarna hitam kecoklatan, dan tidak terasa panas ketika dipegang, maka Anda sudah boleh menggunakannya sebagai pupuk untuk tanaman. Dengan menerapkan cara membuat pupuk organik dari kotoran sapi dengan microbacter alfaafa 11 paling mudah menjadi langkah yang tepat bagi pelaku budidaya tanaman. Selain membantu perekonomian peternak sapi, Anda juga mengurangi risiko ketidak seimbangan lingkungan karena pemakaian pupuk anorganik berlebihan. Penulis : Farida Biya, S.ST (Penyuluh Pertanian Muda) Fitriani Gumeleng, S.ST (Penyuluh Pertanian Muda) Findrawati Mantali, SP (Penyuluh Pertanian Muda)