Stigma negatif masyarakat terhadap rokok, beberapa kelompok memang secara terang-terangan menyatakan perang terhadap rantai pertembakauan di Indonesia dari hulu sampai hilir. Umumnya posisi rokok dan tembakau di Indonesia, sebagian besar menulis sisi negatif tanpa melihat kegunaan lain, sepertinya misalnya untuk kesehatan. Di bawah ini, adalah beberapa kegunaan nikotin dari tembakau : Tembakau dapat mengusir ulat pada tanaman. Tanaman yang kehijauan sering menjadi tempat tinggal untuk para larva, bentuk muda dari ulat. Saat menjadi ulat nanti, larva ini akan menghancurkan tanaman dalam hitungan minggu. Tembakau berguna untuk membasmi larva. Caranya, gunakan campuran tembakau dan bubuk pyrethrum (bunga pyrethrum kering hancur menjadi bubuk), lalu semprotkan kepada tanaman. Tembakau bisa mengurangi bahaya bisa gigitan. Sebagian penduduk India meyakini, nikotin dalam tembakau akan membantu mengurangi rasa sakit dan membantu mengeluarkan racun karena gigitan ular berbisa. Setelah racun bisa keluar, daun tembakau dapat dikunyah dan ditempelkan pada luka bekas gigitan lalu dibalut dengan perban. Metode ini juga bisa digunakan karena sakit bekas gigitan serangga, lho. Tembakau untuk sakit pilek dan pasta gigi. Sebagian masyarakat India bisa mencampur tembakau dan akar batuk, leptotaenia multifida. Bahkan mereka juga meyakini, campuran kedua bahan ini akan membantu menyembuhkan sakit asma dan TBC. Mereka biasanya juga dapat menggunakan daun tembakau untuk membersihkan saluran hidung. Selain itu, tembakau juga dapat dijadikan bubuk untuk membersihkan gigi dengan cara menggosokkannya. Tembakau untuk mengatasi gigitan lintah. Caranya, jika lintah menggigit pada sekitar bagian kaki, basahi daun tembakau lalu ikatkan di sekitar pergelangan kaki hingga air pada daun tembakau menetes dan dapat mengusir lintah. Bau tembakau juga dapat berguna untuk menghindarkan bagian tubuh dari gigitan lintah. Karena biasanya menggigit di bagian kaki, kaus kaki bisa kita gunakan. Caranya, rendam kaus kaki dalam air tembakau selama semalam. Biarkan kering sampai bisa dikenakan. Lintah tidak suka dengan bau tembakau dan akan ditolak olehnya. Pemeliharaan kesehatan ternak. Ekstrak tembakau yang mengandung nikotin 1,68% memiliki potensi untuk membasm cacing haemonchus contortus. Itu adalah satu satu jenis cacing yang biasanya menyerang hewan-hewan ternak seperti kambing atau domba. Hewan yang kena penyakit cacingan akan mengurangi berat badan bahkan sampai kematian, dan bisa menular. Tembakau sebagai tanaman alternatif untuk obat kanker. Tembakau mengandung sumber protein yang dapat menstimulasi antibody terhadap human papilloma virus (HPV), yang menjadi penyebab kanker mulut rahim. Selain untuk protein antikanker, Growth Colony Stimulating Factor (GCSF – jenis protein penting dalam tembakau) juga berfungsi menstimulasi perbanyakan sel tunas yang bisa dikembangkan untuk memulihkan jaringan fungsi tubuh yang telah rusak. Selain beberapa kegunaan itu, nikotin pada tembakau konon juga dapat menormalkan defisit psychophysiological pada pasien skizofrenia. Sebuah penelitian berikutnya pada pasien skizofrenia yang merokok mengungkapkan bahwa merokok tidak menghasilkan normalisasi jangka pendek dari kelainan EEG (elektroensefalografi), yakni sebuah proses merekam aktivitas elektrik di sepanjang kulit kepala. EEG mengukur fluktuasi tegangan yang dihasilkan oleh arus ion dalam neuron otak. Ditulis Kembali Oleh : Harnati Rafiastuti, SP (Penyuluh BBP2TP) Alamat Email : harnati_r@yahoo.com Sumber Bacaan : Ditjenbun. 2015. Pedoman Teknis Pengembangan Tanaman Kementan. Jakarta Sumber gambar berasal dari mataharibibit.com