Loading...

SISTEM PENANAMAN PADI JAJAR LEGOWO

SISTEM PENANAMAN PADI JAJAR LEGOWO
SISTEM PENANAMAN PADI JAJAR LEGOWO Oleh : SRINITA SETIAWATI Pengaturan populasi tanaman : dapat dilakukan antara lain melalui system tanam jajar legowo. Dengan cara system tanam jajar legowo, sampai batas tertentu, makin tinggi populasi tanaman makin tinggi hasil panen. Direkomendasikan menanam bibit per rumpun dengan jumlah yang lebih sedikit. Jumlah bibit yang ditanam tidak lebih dari 3 bibit per rumpun. Lebih banyak jumlah bibit per rumpun, lebih tinggi kompetisi antar bibit (tanaman) dalam satu rumpun. Gunakan jarak tanam beraturan seperti pada model tegel yang lajim digunakan seperti 20 cm x 20 cm (25 rumpun/m2), 25 cm x 25 cm (16 rumpun/m2). Apabila jarak tanam yang digunakan model legowo 4:1 dengan jarak tanam (20 cm x 10 cm) x 40 cm (36 rumpun/m2). Contoh: Legowo 2:1 (40 x 20 x 10 cm). Cara tanam berselang-seling 2 baris dan 1 baris kosong. Jarak antar baris tanaman yang dikosongkan disebut satu unit. Untuk Legowo 2:1, populasi (jumlah) tanaman tidak berubah (sama dengan 20 x 20 cm). Keuntungan sistem jajar legowo adalah:a. semua barisan rumpun tanaman berada pada bagian pinggir yang biasanya memberi hasil lebih tinggi (efek tanaman pinggir)b. pengendalian hama, penyakit, dan gulma lebih mudahc. menyediakan ruang kosong untuk pengaturan air, saluran pengumpul keong mas, atau untuk mina padid penggunaan pupuk lebih berdaya gunaRumpun yang hilang karena tanaman mati, terlewat ditanami, atau rusak karena hama segera ditanami ulang tidak lewat dari 14 HST. Bibit yang ditanam berasal dari pembibitan yang sama digunakan untuk penanaman sebelumnya.