Loading...

Sosialisasi dan Pendistribusian Paket Konversi BBM ke BBG di Kabupaten Bojonegoro Tahun 2022

Sosialisasi dan Pendistribusian Paket Konversi BBM ke BBG di Kabupaten Bojonegoro Tahun 2022
Penggunaan alat pertanian yang tidak ramah lingkungan dapat menimbulkan degradasi terhadap lingkungan pertanian sehingga perlu dilakukan konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG), untuk pompa air bagi para petani. Adanya konversi ke BBG dapat menghemat biaya produksi pertanian sehingga petani akan mendapatkan keuntungan lebih banyak apabila dibandingkan dengan menggunakan BBM. Pada tahun 2022 Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bekerja sama dengan PT Pertamina melaksanakan Program Konversi BBM ke BBG untuk Petani Sasaran. Program ini merupakan amanat Peraturan Presiden No. 38 tahun 2019 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga LPG (Liquified Petroleum Gas) Tabung 3 Kg untuk Kapal Penangkap Ikan bagi Nelayan Sasaran dan Mesin Pompa Air bagi Petani Sasaran. Tujuan pokok program ini adalah: memberikan solusi penyediaan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan dan sudah dikenal di masyarakat, turut serta menyelamatkan lingkungan dengan menekan emisi gas karbon monoksida/gas buang, pemanfaatan bahan bakar gas serta memberikan dampak positif kepada masyarakat terutama untuk petani sasaran melalui penghematan pengeluaran biaya bahan bakar, membantu ekonomi masyarakat petani sasaran menuju ekonomi masyarakat yang mandiri dan ramah lingkungan, dan diversifikasi penggunaan bahan bakar minyak ke bahan bakar gas sebagai bagian dari kebijakan energi nasional untuk mendukung ketahanan energi. Pelaksanaan program ini di Kabupaten Bojonegoro dimulai dengan pendataan petani yang berhak menerima paket bantuan. Adapun kriteria bagi penerima bantuan adalah: pemilik lahan dengan luas lahan maksimal 0,5 hektar, untuk transmigran kurang lebih 2 hektar dengan menunjukkan dokumen kepemilikan lahan, memiliki identitas petani yang direkomendasikan oleh kepala desa/camat dan disahkan oleh kepala daerah dan atau kepala Dinas Pertanian setempat serta memiliki identitas KTP, KK dan Kartu Tani. Kriteria lainnya adalah memiliki pompa air dengan mesin pengerak lebih kecil 6,5 HP, belum pernah menerima bantuan yang sejenis dan mesin pompa air yang dimiliki berbahan bakar bensin. Pada tanggal 12 November 2022, bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kapas, dilaksanakan penyerahan paket konversi BBM ke BBG. Rangkaian program ini di Kabupaten Bojonegoro dimulai pada tanggal 10 November dengan adanya kegiatan rapat koordinasi. Selanjutnya dilaksanakan kegiatan sosialisasi program pada tanggal 11 November dan dilanjutkan dengan pendistribusian bantuan sampai dengan tanggal 21 November. Kabupaten Bojonegoro untuk tahun Anggaran 2022 mendapatkan alokasi bantuan sejumlah 531 paket untuk 14 kecamatan. Adapun rinciannya Kecamatan Balen 81 paket, Kecamatan Dander 26 paket, Kecamatan Kalitidu 47 paket, Kecamatan Kanor 78 paket, Kecamatan Kasiman 10 paket, Kecamatan Purwosari 66 paket, Kecamatan Sumberrejo 82 paket, Kecamatan Tambakrejo 25 paket, Kecamatan Temayang 28 paket, Kecamatan Trucuk 67 paket, Kecamatan Baureno 3 paket, Kecamatan Kapas 9 paket, Kecamatan Kedungadem 5 paket dan Kecamatan Kepohbaru 4 paket. Paket yang dibagikan terdiri dari mesin pompa air, konverter kit, selang hisap dan buang, 1 buah tabung LPG 3 kg, serta aksesoris pendukung lainnya (reducer, regulator, mixer). Harapan Pemerintah dengan adanya program ini petani penerima paket dapat memanfaatkan fasilitas yang diterima untuk meningkatkan produktivitas serta taraf hidup karena dengan menggunakan mesin pompa berbahan bakar LPG akan diperoleh penghematan sekitar 35%, merawat dengan baik paket yang sudah diterima, serta tidak memperjualbelikannya karena paket ini merupakan bantuan Pemerintah. Selain itu dengan adanya bantuan ini diharapkan petani bisa memperoleh manfaat yang besar bagi usaha taninya, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bagi tanaman. Oleh : Dwi Ratnaningdiyah, SP- Penyuluh Pertanian Kabupaten Bojonegoro