Loading...

Sosialisasi Gerakan Tanam Cabe 100.000 Pohon Di Kecamatan Nunukan Selatan

Sosialisasi Gerakan Tanam Cabe 100.000 Pohon  Di Kecamatan Nunukan Selatan
Sosialisasi gerakan tanam 100.000 tanaman cabe di laksanakan diseluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Nunukan di maksudkan untuk menanggulangi adanya inflasi yang melanda di hampir semua Negara termasuk Indonesia. Salah satu factor penyumbang inflasi di Indonesia adalah tidak stabilnya harga komoditi di sector pertanian diantaranya adalah tanaman cabe. Cabe merupakan kebutuhan didalam rumah tanggah yang sangat berpengaruh terhadap tingkat konsumsi keluarga, sehinggah cabe dianggap komoditi yang sangat berpengaruh terhadap kenaikan harga pangan lainnya. Gerakan tanam cabe ini merupakan strategi peningkatan ketahanan pangan dan pengendalian inflasi di sector pertanian yang di fokuskan pada pola tanam urban farming ( Pertanian Perkotaan ) yang mana sasaran utamanya adalah masyarakat yang memiliki lahan yang terbatas dengan maksud agar masyarakat perkotaan juga mampu menghasilkan produk pertanian dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang ada. Adapun manfaat yang di harapkan dari adanya gerakan Tanam Cabe ini adalah : Menekan pengeluaran dalam konsumsi rumah tangga Mendorong kesejahteraan dan kemandirian masyarakat Mendidik masyarakat untuk mencukupi kelangkaan bahan pangan secara mandiri Meningkatkan kapasitas produksi bahan pangan untuk mengantisipasi gejolak ketahanan pangan Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan pada tanggal 04 Oktober 2022 di Aula Kantor Lurah Nunukan Selatan melibatkan semua ketua RT di kecamatan Nunukan Selatan yaitu Kelurahan Selisun 15 Rt, Kelurahan Nunukan Selatan 8 RT, Kelurahan Mansapa 8 RT dan kelurahan Tanjung Harapan 11 RT, selain itu kegiatan sosialisasi juga di hadiri oleh Kadis Ketahanan Pangan dan pertanian Kabupaten Nunukan, Kepala Bidang Penyuluhan, Camat Nunukan Selatan beserta Lurah, Babinsa dan Babinkantibmas di Kecamatan Nunukan Selatan. Kepala Dinas Ketaha Pangan dan pertanian Kabupaten Nunukan Muchtar, SH.MSi menyampaikan arahannya kepada seluruh masyarakat untuk mensukseskan gerakan tanam cabe ini dalam rangka mengurangi terjadinya inflasi di sector pertanian, seperti yang kita ketahui nahwa suplay produk pertanian yang masuk di kabupaten nunukan umumnya bersumber dari luar daerah seperti Sulawesi dan pulau jawa, jadi untuk menjaga kemungkinan melambungnya harga cabe jika tidak ada suplay dari luar maka perlu adanya peningkatan dan perluasan tanam cabe, baik di tingkat petani maupun di masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan rumah. Gerakan tanam cabe diharapkan dapat berjalan dengan baik dan sukses sehinggah permasalahn inflasi di sector pertanian dapat di atasi, cabe bukanlah satu satunya komoditi pertanian penyebab inflasi tetapi cabe merupakan komoditi yang sangat berpengaruh terhadap kenaikan harga harga bahan pokok terutama di sector pertanian. Penulis, Arsirahmawati R / PPL Kab. Nunukan