Itik Mojomaster-1 Agrinak ini merupakan hasil seleksi berdasarkan produksi telur 6 bulan selama 4 generasi. Keunggulan itik Mojomaster-1 Agrinak adalah apabila dikawinkan dengan itik Alabio betina akan menghasilkan itik Master yang memiliki beberapa keunggulan dibandingkan itik-itik lokal yang ada di Indonesia sekarang ini. Keunggulan tersebut adalah kemampuan produksi telur relatif tinggi yaitu sekitar 74% per tahun, umur pertama bertelur relatif cepat yaitu umur 18 - 20 minggu, dan penampilan warna bulu DOD jantan dan betina yang dapat dibedakan dengan kasat mata.Ada tiga faktor utama yang perlu diperhatikan dalam menentukan sistem pemeliharaan itik yang baik dan benar sesuai dengan tahapan-tahapan pertumbuhan ternak itik (periode starter, periode grower dan periode layer), sebagai berikut: a) Tatalaksana pemeliharaan b). Jenis dan bahan pakan serta cara pemberiannya,d) Bahan dan bentuk kandang.A. Manajemen pemeliharaan itik Mojomaster-1 Agrinak 1. Pemeliharaan anak itik (periode starter) Umur 0 - 4 minggu sebagai berikut: a).kandang panggung, dari kawat dengan alas bahan lunak; b) 20 – 25 ekor per m2 c) fasilitas lampu pemanas; d) pakan dan air selalu tersedia Umur 5 - 8 minggu a) 10 – 15 ekor per m2; b) tanpa lampu pemanas . Pemeliharaan itik dara (periode grower): Umur 8 – 20 minggu a) kandang kelompok bahan lantai terbuat dari semen atau tanah yang dipadatkan dengan diberi campuran pasir dan kapur; c) saluran air dangkal untuk minum dan membersihkan badan; d) kepadatan 6 – 8 ekor per m2; e) air minum tersedia terus menerus f. pemberian pakan 2 - 3 kali per hari g. bobot badan ideal tidak melebihi 1,6 kg. Pemeliharaan itik petelur (periode layer) : Umur 20 minggu keatas a) masa produksi telur yang ideal adalah selama 1 tahun; b) kandang litter (tidur dan bertelur) dan kandang lantai (bermain); c) lantai litter dialasi campuran pasir dan kapur dan ditutup dengan kulit pada atau jerami; d) tersedia saluran air dangkal untuk minum, membersihkan bulu dan mempertahankan suhu tubuh; e) kepadatan 4 ekor per m2 f) air minum tersedia terus menerus; g). pemberian pakan 2 - 3 kali per hari h) pengambilan telur pada pagi hari; i) jaga kebersihan tempat pakan, tempat minum dan lantai kandang; j) cahaya lampu kecil; k) tersedia obat anti stress.B. Pada umumnya usaha peternakan itik ditujukan untuk produksi petelur. Namun peluang produksi itik pedaging juga bisa diambil dari itik jantan atau betina yang sudah lewat masa produksinya (afkir). Selain itu bisa juga peternakan mengambil bagian pembibitan ternak itik sebagai fokus usaha. Namun sebelum usaha peternakan dimulai, harus menyiapkan beberapa pemahaman tentang perkandangan, bibit unggul, pakan ternak, pengelolaan dan pemasaran hasil. Beberapa aspek yang dapat diperhatikan dalam usaha peternakan itik, sebagai berikut: a) perlu adanya pembedaan yang jelas demi efisiensi usaha; b) untuk menghasilkan telur konsumsi tidak memerlukan adanya itik jantan; c) untuk menghasilkan telur tetas perlu adanya itik jantan dengan perbandingan 1 jantan dengan 8 - 10 itik betina, dalam kelompok yang tidak terlalu besar; d) kawin alam untuk kandang kelompok, atau kawin suntik untuk kandang batere.C. Kebutuhan kandang itik Mojomaster-1 Agrinak. Di Indonesia masih banyak ternak itik dipelihara secara tradisional yaitu dengan mengembalakan itik di sawah atau di tempat-tempat yang banyak terdapat genangan air model pemberian pakanpun mengandalkan pakan alami yang diperoleh di sekitar. Dengan semakin sempitnya areal pengembalaan dan banyaknya kasus kematian ternak akibat keracunan pestisida dan penyakit lainnya. Salah satu usaha yang dipandang mampu mengatasi masalah ini adalah dengan mengalihkan sistem pemeliharaan dari sistem tradisional ke sistem intensif yaitu dengan cara beternak itik dengan cara di kandangkan, hal ini lebih menguntungkan karena kesehatan dan keselamatan itik akan terjamin. Selain itu, produktivitas telur lebih tinggi serta biaya pemeliharaan lebih efisien. Saat ini berkembang bisnis ternak itik untuk pemenuhan kebutuhan daging disamping itik untuk kebutuhan telur yang semakin meningkat. Seiring dengan semakin tumbuh warung makan serba hasil olahan itik, baik daging maupun telurnya. Dengan demikian peluang usaha bisnis ternak itik cukup menjanjikan untuk ditekuni. Dalam manajemen pemeliharaan itik yang baik dan benar selain pakan dengan kualitas bagus dan kualitas DOD, terdapat juga faktor perkandangan yang harus diperhatikan. Perkandangan adalah salah satu kunci utama dalam keberhasilan pemeliharaan itik petelur maupun pedaging, karena jika lokasi perkandangan pada tempat yang ramai atau disekitar pemukiman akan mempermudah tingkat stres pada itik. Jika terjadi tingkat stres yang tinggi maka produktivitas akan menurun. Dalam mendirikan peternakan ketersediaan sarana dan prasarana harus terpenuhi. Kebutuhan perkandangan dapat berdeda sesuai dengan umur itik.D. Pakan itik Mojomaster-1 Agrinak Pakan merupakan kebutuhan pokok dalam usaha pemeliharaan itik. Biaya untuk ransum menempati presentase terbesar dibandingkan dengan biaya lainnya. Pakan yang diberikan juga harus memenuhi jumlah kebutuhan nutrisi ternak itik, berkualitas dan mudah dicerna sehingga produksi yang yang diinginkan dapat terpenuhi. Kebutuhan gizi di atas merupakan komponen gizi utama yang harus diperhatikan dalam menyusun pakan itik sesuai dengan tahapan pertumbuhannya, dan kebutuhan tersebut harus dipenuhi karena ternak itik yang dipelihara secara terkurung tergantung sepenuhnya pada pakan yang diberikan. Kebutuhan gizi tersebut dapat dipenuhi dengan menggunakan kombinasi beberapa bahan pakan dalam menyusun pakan lengkap itik. Dari kombinasi bahan pakan itik, untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pakan itik yang baik harus memenuhi standar kebutuhan gizi berdasarkan tahapan pertumbuhan itik. Sumber : Pusat Penelitian Dan Pengembangan Peternakan Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian 2016