Loading...

Standrad Baku Pemilihan Bibit Sapi Potong Lokal

Standrad Baku Pemilihan Bibit Sapi Potong Lokal
Permintaan daging sapi lokal berkualitas idealnya juga manjadi kepedulian petani pengelola usaha pembibitan sapi potong lokal. Artinya petani sapi tradisional perorangan maupun usaha kelompoktani mengelola usaha pembibitan sapi potong lokal sudah waktunya berupaya menghasilkan bibit sapi potong lokal yang berkwalitas. Dengan bibit sapi potong lokal berkwalitas target kualitas daging lokal yang diminta konsumen dapat tercapai. Pencapai produksi daging lokal berkualitan dilakukan dengan Standrad Nasional Indonesia ( SNI ) di masing masing jenis bibit sapi pada pengelolaan usaha pembibitan sapi potong lokal1.Sapi Bali Sapi Bali jantan a) warna bulu hitam, lutut ke bawah putih, pantat putih berbentuk setengah bulan, b) ujung ekor hitam, c) tanduk tumbuh baik dan berwarna hitam, d) bentuk kepala lebar dengan leher kompak dan kuat. Sumber Buku Saku Peternakan 2013 Sapi Bali betina a.) warna bulu merah, lutut ke bawah putih, pantat putih berbentuk setengah bulan, b) ujung ekor hitam dan ada garis belut warna hitam pada punggung, c) tanduk pendek dan kecil, d) bentuk kepala panjang dan sempit serta leher ramping. Persyaratan pemilihan bibit sapI Bali 1) Sapi harus sehat, bebas dari penyakit hewan menular yang dinyatakan oleh petugas yang berwenang. 2) Bebas dari cacat fisik, 3) Bebas ambing normal dan tidak majir cacat alat repr2.Sapi PO ( Peranakan Ongle ). Warna bulu sapi Madura putih abu abu, di sekitar mata berwarna hitam. Tubuh badan sapi besar, gelambir longgar bergantung, punuk besar, leher dan tanduk pendek, Standrad Nasional Indonesia yang diberlakukan pada sapi PO bibit a) Sehat dan bebas dari penyakit hewan menular yang dinyatakan oleh pejabat berwenang, b) Bebas dari segala cacat fisik, c). Sapi bibit betina bebas cacat alat reproduksi 3.Sapi MaduraSapi madura jantan dicirikan a) bentuk badan kecil sedang, kaki relatif pendek, b) warna tubuh merah bata atau merah coklat bercampur putih dengan batas yang tidak jelas di bagian pantat, c) warna sekitar mata hitam dan warna pinggir telinga hitam, d). kaki bagian bawah (tarsal/metatarsal) berwarna putih dan di ujung ekor berwarna hitam, e) berpunuk dan bergelambirSapi Madura betina dicirikan a) warna tubuh kuning kecoklatan, b) sekitar mata dan pinggir telinga berwarna hitam, c) bentuk badan kecil-sedang, kaki relatif pendek, d) kaki bagian bawah (tarsal/ metatarsal) berwarna putih dan ujung ekor berwarna hitam. Sapi Madura betina dicirikan a) warna tubuh kuning kecoklatan, b) sekitar mata dan pinggir telinga berwarna hitam, c) bentuk badan kecil-sedang, kaki relatif pendek, d) kaki bagian bawah (tarsal/metatarsal) berwarna putih dan ujung ekor berwarna hitam. Persyaratan baku standrad pembibitan sapi madura sehat dan bebas penyakit hewan menular dinyatakan oleh pejabat berwenang dan bebas dari segala bentuk cacat fisik dan cacat alat reproduksi4.Sapi AcehPembibitan sapi Aceh.perlu mengacu standrad pembibitan sapi Aceh dipersyaratkan a) sehat dan bebas dari penyakit hewan menular, b) bibt sapi jantan bebas dari cacat fisik dan cacat alat reproduksi, memiliki libido yang baik, c) bibit sapi betina bebas cacat fisik dan cacat alat reproduksi, ambing normal dan tidak majir Sapi Aceh betina warna tubuhya kuning langsat sampai merah bata, didaerah mata, telinga bagian dalam dan bibir atas berwarna putih. Leher merah bata, garis punggung berwarna coklat kehitaman Pantat warna cokelat muda, Kaki warna coklat, bagian dalam lebih terang dari bagian luar, di ujung ekor berwarna hitam.Sapi Aceh jantan warna tubuhnya merah bata sampai coklat, mata telinga bagian dalam dan bibir atasberwarna putih. Bagian leher lebih gelap dibandingkan warna tubuh, Pada bagian punggung terdapat garis yang berwana hitam. pantat sapi berwarna coklat muda. Kaki berwarna merah bata, bagian dalam lebih terang dari bagian luar bagian ujung ekor berwarna hitam Sumber Buku Saku Peternakan 2013 Nani Priwanti Soeharto PP – BPPSDMPSumber Ir. Burhan Bahar. Panduan Praktis Memilih Produk Daging Sapi. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Anggota Ikapi Jakarta 2003.