Loading...

STUDY TIRU KELOMPOK TANI NUGROHO TANI DESA SUKOWATI KECAMATAN KAPAS KABUPATEN BOJONEGORO DALAM RANGKA PENGEMBANGAN PIAS TRICHOGRAMMA SP

STUDY TIRU KELOMPOK TANI NUGROHO TANI DESA SUKOWATI KECAMATAN KAPAS KABUPATEN BOJONEGORO DALAM RANGKA PENGEMBANGAN PIAS TRICHOGRAMMA SP
Dalam budidaya tanaman tentu tidak pernah terlepas dari serangan hama dan penyakit. Hal ini menjadikan kendala dalam usaha budidaya tanaman, mulai penyiapan tanaman hingga pasca panen. Pada akhirnya menimbulkan kerugian akibat penurunan kualitas dan kuantitas hasil produksi pada tanaman padi. Sejak lama hama penggerek batang padi menjadi momok bagi petani. Tanaman muda yang titik tumbuhnya terserang akan rusak dan mati. Inilah yang di sebut dengan sundep. Serangan pada malai berpotensi menggagalkan panen. Petani lazim memanfaatkan pestisida kimia berbahan aktif karbofuran, karbosulfan atau fipronil untuk membasmi hama itu. Kelompok Tani Nugroho Tani Desa Sukowati dengan ketua bapak Dasuki melakukan hal yang berbeda, mereka justru memanfaatkan musuh alami hama tanaman padi itu sendiri yaitu serangga parasitoid Trichogramma sp, untuk mengatasi serangan penggerek batang. Oleh karena itu Kelompok Tani Nugroho Tani di dampingi oleh PPL dan POPT melakukan study tiru secara swadaya di Pak Sapto PPAH Desa Tingkis Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban untuk mengetahui secara dekat proses pembuatan dan pengembangbiakan serangga parasitoid Tricogramma sp untuk kemudian d kembangkan di desa Sukowati. Para petani mengikuti secara seksama kegiatan study tiru karena keinginan yang besar dari petani untuk menerapkan manajemen tanaman sehat dan mengurangi penggunaan peestisida dalam berbudidaya tanaman padi. Adapun hal yang di pelajari yaitu menyiapkan media biakan serangga inang alternative, pengumpulan kelompok telur penggerek batang, pembuatan pias Trichogramma sp, pembiakan massal Trichhogramma sp dan pelepasan parasitoid di lapangan. Pengendalian hama terpadu (PHT) merupakan salah satu ciri dari pertanian berkelanjutan yang selalu berpikir panjang. Dengan menggunakan agens hayati sebagai musuh alami hama, yaitu Trichogramma sp maka lingkungan akan tetap seimbang dalam jangka waktu yang lama. Hal tersebut merupakan suatu keuntungan bagi para petani agar tetap eksis dan terus berlanjut berbudi daya tanaman sehat. Semoga semangat dan keinginan besar dari Kelompok Tani Nugroho Tani Desa Sukowati Kecamatan Kapas bisa menular ke desa desa yang lain dan bisa di jadikan contoh bagaimana penggunaan agensi hayati dan manajemen tanaman sehat bisa d terapkan dalam berbudidaya tanaman padi. (wsw) Oleh : Wahyu Sri Wijayanti, SPt ( PPL KEC. KAPAS